Mengakhiri bulan kemerdekaan RI yang ke-80 tahun, Pengwil Sumatera Utara menggelar kegiatan konkurs bertajuk Piala Kemerdeaan 80 tahun, pada Minggu, 31 Agustus 2025. Menempati lokasi di lapangan P3SI Pengwil SumUt, Jalan Kasmala Komplek Kejaksaan Medan Tuntungan, moment ini begitu berarti.

Konkurs Tingkat Regional P3SI Pengwil Sumut menjadi momentum gelaran Gebyar Merdeka Cup Seri 3. Tiga karegori yakni Kelas Dewasa Senior, Dewasa Yunior dan Piyik Hanging menjadi partai yang dilombakan. Proses penjurian dikawal langsung oleh Dewan Juri P3SI Sumut, Aidil Wallad.

Dibantu oleh Koordinator Juri Andi Madjid bersertifikat Juri Nasional dari Depok Jakarta yang sudah pindah ke Tebing Tinggi Sumatera Utara. Konkurs kali ini dihadiri kung mania dari Provinsi Riau dan Sumatera Utara. Kehadiran mereka membuat kegiatan berlangsung meriah dan semarak.

Disela-sela acara konkurs, P3SI Pengwil Sumut sekaligus melaksanakan Pengangkatan dan Pengesahan Ketua P3SI Pengda Deli Serdang yakni Edy Santoso.dengan Surat Keputusan Nomor: Kep.01/SK/P3SI -SU/VIII/2025. Aidil Wallad salah satu sesepuh P3SI Sumatera Utara mengatakan dengan diangkatnya Edy Santoso selaku ketua P3SI Pengda Deli Serdang berharap nantinya bisa memberikan dampak positif.

“Saya berharap dengan pengangkatan pengda Deliserdang, maka akan dapat mengembang tumbuhkan komunitas perkututan di Kabupaten Deli Serdang dan sekitarnya, dimana terdapat 22 kecamatan. Paling tidak dengan sudah adanya wadah lapangan latihan dan konkurs di Kecamatan Batang, maka akan dapat menyerap dan menampung aspirasi penghobi perkutut disana,” terang Aidil Wallad.

H.Defian Ketua P3SI Pengwil Sumut sebelumnya 15 tahun silam, sudah memiliki 5 Pengda antara lain Medan, P.Siantar, Tebing Tinggi, Tanjung Balai Asahan dan Binjai. “Ini sudah pada vacuum, maka berharap kami dapat kembali membangkitkan potensi penghobi perkutut yang ada di setiap kota geografis<’ harap H.Defian.

Lebih lanjut disampaikan bahwa Pengwil Sumatera Utara akan berupaya se sering mungkin mengadakan kegiatan latihan setiap minggunya di tiga tempat lapangan yang sudah ada, diantaranya Brahrang Binjai Lapangan Kimpo Brahrang, Lapangan Kasmala Medan dan Lapangan Rahayu Batang Kuis Deli Serdang milik pribadi Edy Santoso Ketua P3SI Pengda Deli Serdang.

Edy Santoso mengaku bahwa setelah resmi dilantik, maka akan segera melakukan aksi nyata untuk menggerakkan kung mania untuk kembali menyemarakkan hobi. “Saya akan segera menggerakkan semangat rekan-rekan untuk menyemarakkan hobi sehingga Deli Serdang bisa kembali mengadakan kegiatan,” ungkap Edy Santoso.

Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa pertarungan perebutan posisi kejuaraan berlangsung seru dan penuh aksi dramatis. Cuaca cerah seakan memberikan dukungan pada peserta yang berada di atas kerekan dan gantangan untuk mengeluarkan seluruh kemampuannya berdendang sebaik mungkin.

Mempertontonkan kualitas suara terbaiknya, sehingga juri memberikan nilai terbaik. Empat babak penjurian berlangsung tanpa ada kendala, sampai akhirnya penetapan posisi kejuaraan di masing-masing kelas diumumkan. Untuk Kelas Dewasa Senior, podium pertama berhasil menjadi milik Putra Kadir, amunisi H.Defian Medan ring Cakrawala yang dikerek pada nomor 53.

Disusul kemudian Kiet Kiet andalan Acun Besi Medan produk ternak Suroto yang menempati nomor kerekan 60 dan tempat ketiga diraih oleh Jaguar orbitan Amin Biduk Medan, ternakan Nusa yang dikerek pada nomor 68. Di Kelas Dewasa Yunior, podium pertama berhasil menjadi milik Vanom, amunisi Amin Biduk Medan ring Nania yang dikerek pada nomor 40.

Diurutan kedua ada Seruling, andalan Imprizal Pekanbaru, produk tenak LSJ yang menempati nomor kerekan 19 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Hercules, andalan Misno Medan ring Rahayu yang dikerek pada nomor 21. Untuk Kelas Piyik Hanging, juara pertama diraih oleh Sen Binjai, amunisi Kimpo Binjai ring Dragon yang digantang pada nomor 05.

Diurutan kedua ada Joe andalan Edi Pekanbaru ternakan Rudy yang menempati nomor gantangan 19 dan tempat ketiga da Reseki Rahayu orbitan Edy Santoso Tembung, produk Rahayu yang digantang pada nomor 23. Diakhir acara, panitia mengucapkan terima kasih atas dukungan dan kehadiran peserta. Permintaan ma’af disampaikan, jika dalam acara, ada hal-hal yang kurang berkenan.















