Senyap tanpa suara, namun tepat sasaran. Itulah yang dilakukan Sutayat bersama Legowo Bird Farm miliknya. Betapa tidak, ternak perkutut yang dilakoni Sutayat saat ini sudah memunculkan dan melahirkan produk unggulan yang menjadi buruan kung mania penggila lomba.

Artinya kualitas produk yang lahir dan bergelang LEGOWO (LG) sudah tidak bisa dianggap enteng. Beberapa mania sudah berhasil memiliki, kemudian merawat dsn langsung mengorbitkannya dengan hasil akhir sebagai peraih podium juara. Bahkan karena prestasi yang membanggakan tersebut, nilai transaksi yang berhasil dibukukan sudah mencapai angka ratusan juta rupiah.
“Alhamdulillah produk ternak saya sudah mulai muncul bagus dan ada beberapa yang sudah berada di tangan orang lain dan berhasil diorbitkan dengan hasil menggembirakan,” terang Sutayat. Lebih lanjut disampaikan bahwa berkat raihan podium terdepan itulah, nilai transaksi yang berhasil dicatat mencapai angka menggiurkan.

Nama-nama beken yang sudah merasakan dahsyatnya perkutut yang lahir dari kandang Legowo Menganti Gresik ini, salah satunya H.Ribut Surabaya. “H Ribut pernah bawa produk dasi kandang Legowo K.7 (Legowo K.08 x Legowo K.17) yang merupakan anakan pertama,” sambung Sutayat.

Ditambahkan pula bahwa untuk anakan kedua juga sudah lepas ke tangan H.Junaedi Surabaya dan produk ketiga kini sudah resmi menjadi milik H.Toha Krian Sidoarjo. Ada pula nama lain yakni dari luar pulau yaitu H.Malelang Palu Sulawesi Tengah. Produk yang lahir dari kandang Legowo K.06 sudah di take over.
Produk tersebut adalah anakan pertama dengan usia masih 3,5 bulan. Tidak disebutkan berapa rupiah penggila lomba asal Palu ini mengeluarkan kocek untuk menebus perkutut ring LEGOWO. Namun yang pasti, bandrol yang disepakati bisa membuat kaget banyak kung mania.

Keputusan H.Malelang mengambil alih kepemilikan produk Legowo karena sebelumnya pernah mendapatkan produk ternak Legowo yakni dari kandang K.17 yang merupakan adik dari Valentino. Ketika itu usia perkutut bernama Rantaka masih berusia sekitar 6 bulan. Rifki kung mania Jombang yang menjadi penghubung antara H.Malelang dan Sutayat.

Sementara itu ada juga kandang lain yang diprediksi akan melahirkan produk unggulan yakni LEGOWO K.10. Sampai saat ini produk yang sudah ada tiga tetasan masih dalam produk pantau untuk memastikan prospek yang akan dimiliki untuk masa depan. “Untuk produk kandang K.10 belum saya lepas karena ingin memastikan apakah akan bagus saat usia dewasa.
Saya tidak ingin mengecewakan pembeli,” ungkap kung mania ya akrab dipanggil Tayat. Secara kualitas untuk saat ini pada usia sekitar 2,5 bulan, memang terpantau bagus, namun apakah saat dewasa bisa bertahan atau tidak. “Kasihan pembeli kalau ternyata saat usia dewasa burung yang mereka bawa dari sini ternyata tidak sesuai harapan,” tambah Sutayat lagi.

Namun jika memang sudah terpantau bagus, maka akan segera dilepas. Kandang lain yang sudah muncul anakan, namun belum dilepas dengan alasan yang sama adalah Legowo AY.18. sedangkan produk lain yang sudah terbukti moncer adalah dari kandang LEGOWO AY.06.

Anakan pertama dari kandang tersebut, berhasil meriah podium juara dalam gelaran Konkurs Liga Perkutut Indonesia Pariwisata Cup Sekar Anom Group Pamekasan. Turun dalam Kelas Piyik Hanging berhasil meraih podium ketiga atas nama Holil Surabaya. Keberhasilan Legowo dalam menghasilkan produk unggulan incaran penggila lomba adalah berkat formasi indukan baru.
“Mayoritas indukan Legowo baru dan hanya kandang K.17 yang merupakan indukan dengan formasi lama karena hasilnya tidak mengecewakan,” kata Sutayat lagi. Meski demikian apa yang sudah dihasilkan belum memberikan kata stop untuk melakukan perubahan. “Secara kualitas, produk Legowo sudah bagus, namun saya punya keinginan untuk menambah volume lebih besar lagi, siapa tahu berhasil,” papar Sutayat lagi.

Hal ini dilakukan agar bisa terus memberikan kenikmatan bagi pendengar suara alam burung perkutut. Soal indukan yang akan dipakai untuk merealisasikan semua ini, Legowo sudah menyiapkannya. Tinggal menunggu moment pas agar rencana tersebut benar-benar menjadi sebuah harapan dan keberhasilan yang nyata.













