Perjuangan H.Syaiful Ottoman Karanganyar Sumenep Madura, menuju Lombok Nusa Tenggara Barat untuk memenuhi undangan panitia Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Mandalika Cup, akhirnya membuahkan hasil cemerlang. Joko Umbaran, salah satu amunisi yang dibawa dalam tarung dalam gelaran Liga Perkutut Indonesia, berhasil mengkanvaskan lawan.

Turun di Kelas Piyik Yunior, perkutut yang mengalir trah Mandalika dan trah Podomoro, sukses mengakhiri proses penjurian di urutan pertama. “Perjalanan saya dari Sumenep Madura ke Lombok tidak sia-sia, Joko Umbaran dan beberapa amunisi lain, berhasil naik podium,” terang H.Syaiful Ottoman.
Meski kemenangan ini dinilai luar biasa, namun prestasi yang dibukukan oleh Joko Umbaran dalam menghadang serbuan lawan, bukan untuk pertama kalinya terjadi. Saat perkutut yang lahir dari kandang Rafi F.5 dengan formasi indukan jantan kujang 555 (Magnum M.1 – adik Mandalika x TOP 333B) bersama pasangan betina Rafi R.4. (ALF B.10 x TS K. 09 – anak Podomoro) sejak usia dini sudah memiliki reputasi sebagai peraih juara.

Pada usia muda, Joko Umbaran pernah mencatat prestasi terbaik dalam sebuah gelaran di Sumenep. “Joko Umbaran sejak dari hanging sudah sering juara pertama. Dan sampai sekarang masih tetap juara,” sambung pemilik Ottoman Bird Farm Karanganyar Sumenep Madura.
Bahkan kemenangan yang diraihnya ketika itu sangat mengesankan. Saat itu, H.Syaiful mengaku baru saja melakukan take over Joko Umbaran malam hari, tanpa menunggu waktu lebih lama, perkutut yang saat itu masih berusia sekitar 2 bulan langsung diberangkatkan menuju Sumenep, sampai di lokasi Kamis menjelang Shubuh.

Pagi harinya, berangkat menuju sebuah gelaran disana dan ternyata, sukses menjadi yang terbaik. Beberapa hari kemudian, tepatnya Minggu, Joko Umbaran kembali harus menghadapi serunya persaingan perebutan posisi juara di Liga Perkutut Sumenep dan kembali membuat heboh dengan raihan podium juara pertama pada kelas yang sama.
Sejak saat itulah, Joko Umbaran mulai menjelajah konkurs dari satu kegiatan ke even yang lain dengan torehan masih menjadi yang terdepan. Mohammad Ismail mengaku bahwa Joko Umbaran memang menjadi salah satu produk unggulan kandang ternaknya. “Joko Umbaran milik H.Syaiful Sumenep adalah anakan kedua, semua saudaranya bagus-bagus,” ungkap pemilik RAFI Bird Farm.

Bahkan Mohammad Ismail mengaku ada anakan keenam yang rencananya akan dikirim lagi ke H.Syaiful. Soal kualitas, jangan diragukan. Untuk anakan keenam ini memilik volume lebih besar. “Joko Umbaran sebenarnya volumenya sudah besar, tapi adiknya ini lebih besar lagi,” sambung staf pengajar di Sekolah Polisi Negara Mojokerto.
Disampaikan bahwa Joko Umbaran bukanlah satu-satunya produk kandang RAFI saat ini yang sukses mengukir prestasi di arena. Ada nama lain yakni Lurah yang sempat mendongkrak popularitas RAFI sebagai pencetak perkutut handal. Soal prestasi, Lurah sudah mencatat keberhasilan menjadi pemenang dalam gelaran yang pernah diikutinya.

Lurah merupakan produk RAFI yang lahir dari kandang A.18 dengan formasi indukan jantan Rafi F.6 (ALF B.10 x TS-K 09 – anak Podomoro) bersama pasangan betinya RAFI A.16 (TS K.17 – cucu Podomoro x Rafi A.4). Dari kandang ini lahir juga jawara yang sudah orbit bersama kung mania lain.
Ditambahkan juga bahwa selain kandang tersebut, RAFI juga berhasil mencetak produk unggulan darii kandang RAFI F.3 (cucu Super Diplomat WAT.Samurai x WAT Samurai Bill Clinton), RAFI F.4 (WAT x WAT). Sedangkan untuk kandang lainnya, saat ini masih produk produksi dan belum bisa mengklaim karena tergolong sebagai indukan baru. Namun kenyakinan Mochammad Ismail bahwa dari kandang tersebut, akan bermunculan generani terbaik.

“Alhamdulillah semua kandang, anaknya keluar rata-rata bagus, baik untuk jantan ataupun betina, bahkan ada salah satu yang saya sangka jantan., ternyata betina. Burung ini sempapt saya lombakan dan dapat juara, namun burung ini betina, akhirnya saya masukkan kandang untuk diternak,” tambah Mochammad Ismail lagi.
Sukses Joko Umbaran mencatat prestasi apik berdampak pada nama RAFI Bird Farm yang semakin dikenal. “Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada H.Syaiful yang telah berkenan mengorbitkan Joko Umbaran sampai pada puncak prestasi. Semoga makin terus melambung prestasinya,” doa Mochammad Ismail.

Keberhasilan ini pula memang tidak lepas dari support beberapa peternak yang telah memberikan materi indukannya. “Terima kasih atas support materi dari H.Iwan TS, Kujang BF Pak Sartak, Hendri WAT, Ano BF, Palem BF, sehingga produk RAFI mulai menunjukkan kelasnya,” terang Ismail mengakhiri obrolan.














