Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Liga Perkutut Kalimantan Selatan Seri 8 yang merupakan agenda pamungkas yang digelar pada Minggu, 14 Desember 2025 di Lapangan Perkutut Batu Gunung Mulia Banjarbaru, sukses menghadirkan peserta lebih besar dari penyelenggaraan sebelumnya.

Dari data yang masuk, tiga kelas yang dibuka langsung diserbu oleh peserta. Di Kelas Dewasa Senior diikuti oleh 1 blok peserta, Kelas Dewasa Yunior diserbu 2 blok peserta dan Kelas Piyik Hanging dihadiri 1 blok peserta. Angka ini disebutkan menjadi yang terbanyak dalam gelaran tahun ini.

“Peserta liga seri 8 penutup lebih banyak dari liga sebelumnya,” terang Nurhalis Madjid selaku Ketua Pelaksana. Hal senada disampaikan Henny Sutanto, bagian pendaftaran. “Peserta liga terakhir ini lebih banyak, seperti di Kelas Dewasa Yunior biasanya hanya diikuti 1 blok, sekarang bisa 2 blok,” jelas pemilik Felix Bird Farm Banjarmasin.

Membludaknya peserta disebabkan oleh beberapa hal. “Faktor ramai karena peserta yang sudah dapat poin, sehingga mereka wajib hadir,” sambung Nurhalis Madjid. Doorprize sepeda listrik di tiap kelas juga menjadi alasan peserta untuk bisa mengikuti kegiatan tersebut. Henny Sutanto mengatakan hal yang sama.

“Saya kira doorprize sepeda listrik di tiap-tiap kelas menjadi pertimbangan kuat peserta untuk datang meramaikan liga terakhir,” tambah Henny Sutanto. Doorprize sepeda listrik sebanyak 4 buah akan dibagikan 1 unit untuk Kelas Dewasa Senior, 2 unit di Kelas Dewasa Yunior dan 1 unit dibagikan pada Kelas Piyik Hanging.

Doorprize sepeda listrik merupakan sumbangan dari H.Winardi Sethiono Ketua P3SI Pengwil Kalimantan Selatan. Faktor lain menurut Nurhalis Madjid adalah moment yang pas yakni masa libur anak sekolah sehingga orang tua memiliki waktu santai untuk hadir ke lapangan. H.Winardi Sethiono, Ketua Pengwil P3SI Kalimantan Selatan tidak mengingkarai hal itu.

“Antusias peserta disebabkan oleh factor karena liga hari ini adalah penutup dan hadiah yang diberikan panitia terbilang cukup. Diakhir liga Pengwil memberikan surprise untuk peserta, semoga tahun depan bisa meriah lagi dan hadiah bisa lebih besar. Kita punya tujuan yang penting kung mania semangat, guyub dan rukun,” tegas pemilik Win’s BF Banjarmasin.

sweri 8Yang yang paling penting adalah bahwa dalam pelaksanakan lomba bisa sesuai dengan aturan AD/ART, agar pemula dan peserta bisa mematuhi, sehingga kung mania dapat bermain fair di lapangan dan itu akan lebih menyenangkan di lapangan. Ini adalah hal yang tidak boleh dikesampingkan.

“Kayaknya kung mania di Kalimantan Selatan lebih banyak berpartisipasi. Mereka sangat menginginkan sekali dengan adanya lomba yang fair play. Mudah-mudahan tahun depan akan meriah lagi sehingga panitia atau pengda bisa menambah blok,” harap H.Winardi Sethiono.

Informasi yang tidak kalah membanggakan adalah bahwa saat ini kung mania mulai sadar dan disipilin ketika dinyatakan sebagai peserta. Himbauan untuk segera melunasii uang pendaftaran bisa diwujudkan. “Semua peserta transfer sebelum hari pelaksanaan, karena jika tidak, maka nama mereka akan tergeser,” ungkap Henny Sutanto.

Langkah ini sudah dilakukan dalam gelaran sebelumnya yakni dalam Bupati Cup Rantau. Karena ada peserta yang tidak segera melakukan transfer, maka panitia langsung menggeser nama tersebut dengan peserta yang langsung menunasi uang pendaftaran. “Rencana mau ditertibkan. Selama ini ada yang daftar tapi gak diambil, kan sayang karena tiang kerekan kosong,” sambung pemilik Felix BF Banjarmasin.

Nurhalis Madjid mengucapkan banyak terima kasih kepada peserta yang telah memberikan dukungan dengan cara mendaftar. Tak terkecuali ucapan terima kasih disampaikan pada Ketua Pengwil Kalimantan Selatan yang telah membantu semarak lomba dengan doorprize sepeda listrik yang sudah diberikan.

Ucapan terima juga disampaikan pada kung mania di pengda Banjarbaru yang telah berkecimpung dan mamu membantu, baik di lapangan ataupun dengan jalan menjadi peserta meski ada sebagian yang belum pahan dan bisa merawat burung, tapi mereka bersedia untuk meramaikan gelaran liga. Siapa sajakah yang akhirnya ditetapkan sebagai peraih podium di masing-masing kelas yang dilombakan.


















