Akhirnya Liga Perkutut Sampang 2025 tuntas tergelar. Menempati lokasi di Lapangan AKN Bird Farm Pangarengan, agenda yang diselenggarakan oleh Pengcam Pangarengan, Minggu 25 Januari 2026, mengakhiri agenda tahun 2025 yang dilaksanakan selama satu tahun penuh. Agenda kali ini membuka dua kelas yakni Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

“Alhamdulillah Liga Perkutut Sampang 2025 bisa kami laksanakan. Hari ini adalah agenda pamungkas yang dilaksanakan selama satu tahun penuh,” terang H.Hasan Ketua Pengda Sampang. Ditambahkan bahwa kegiatan ini adalah salah satu program Pengda Sampang yang harus dituntaskan.

“Liga Perkutut Sampang adalah salah satu program milik Pengda Sampang yang harus tetap dilaksanakan. Dan Alhamdulillah selama ini mendapatkan dukungan dari Pengcam untuk melaksanakan secara bergiliran,” sambung H.Hasan. Lebih lanjut disampaikan bahwa agenda pamungkas ini memang agak terlambat dan mundur dari jadwal yang diinginkan.


Alasannya karena banyak kesibukan dari masing-masing penyelenggara sehingga mengalami penundaan. “Saya atas nama Pengurus Pengda Sampang mengucapkan banyak terima kasih atas dukungan, kerjasama dan partisipasi dari semua pihak sehingga pelaksanaan liga bisa berjalan sampai selesai,” papat H.Hasan.


Permintaan ma’af juga disampaikan jika selama gelaran berlangsung sejak awal, ada hal-hal yang kurang sesuai dengan keinginan bersama. Agenda pamungkas ini berjalan sesuai harapan. Cuaca cerah dan cenderung panas, mengawal kegiatan dari pertama sampai akhir. Empat babak penjurian berlangsung tanpa kendala.

Cek ring masih menjadi tugas tambahan bagi juri untuk memastikan peraih nominasi di kelas yang dilombakan, sudah menggunakan Ring P3SI. Dalam kegiatan ini dilakukan pemberian hadiah bagi para jawara di masing-masing kelas yang selama ini aktif turun lomba dalam liga sepanjang tahun 2025.


Pemberian ini sebagai wujud dari usaha dan perjuangan yang selama ini dilakukan oleh peserta bersama amunisi miliknya, mengikuti kegiatan demi kegiatan yang diselenggarakan secara bergiliran dari satu lokasi ke lokasi lainnya. Hingga akhirnya penentuan posisi kejuaraan di tentukan.

Untuk peraih podium pertama di Kelas Piyik Bebas adalah Prabu Saktu, amunisi H.Marsuki Karang Penang ring HM 137 PS yang dikerek pada nomor 20. Menyusul kemudian pada urutan kedua Valverde andalan ROni Hijaiyah Pamekasan, produk mPG yang menempati nomor kerekan 35.


Di tempat ketiga diraih oleh Fortuner orbitan H.Hasan Sampang produk HQQ yang berada di nomor kerekan 15. Untuk Kelas Piyik Yunior, podium pertama menjadi milik Kirana, amunisi Kent BF Yogyakarta, produk DMA yang menempati nomor kerekan 48. Disusul oleh Terbang Sakti, andalan Team GM/HBB Kedungdung, ring ICM yang dikerek pada nomor 78.

Diurutan ketiga dimenangkan MUmtaz orbitan H.Toha Blega, ternakan NN yang dikerek pada nomor 83. Untuk Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil menjadi milik Bunga Desa amunisi Tim SHD Ketapang, ternakan SHD yang digantang pada nomor 07. Disusul kemudian pada urutan ketiga Sultan orbitan MH.Sholeh Ketapang, ring KLG yang digatnang pada nomor 42.















