Keputusan H.Musji untuk menekuni ternak perkutut, awalnya hanya sebatas menambah kesibukan disela-sela aktifitas rutin yang selama ini dilakukan. Terlebih ketika rekan-rekan sekitar yang saat itu sudah terlebih dahulu menekuni ternak perkutut, seakan “menyeretnya” untuk ikut serta dalam kegiatan tersebut.

Tahun 2022, menjadi waktu dimana H.Musji resmi terdaftar sebagai peternak perkutut Indonesia dengan nama MPG. Tidak banyak kandang yang dibangun, karena dirasa masih baru dan perlu proses untuk lebih. Beberapa indukan yang dihadirkan memang banyak dibantu rekan-rekannya.
Namun siapa sangka, keputusan H.Musji untuk menjadi peternak perkutut, nampaknya menjadi pilihan yang tepat. Entah karena hoki, pemilihan indukan yang tepat atau karena sudah rejeki, siapa sangka hanya dalam hitungan satu tahun, tepatnya 2023, salah satu kandang MPG melahirkan anakan yang akhirnya menjadi heboh.

Produk perdana tersebut lahir dari kandang MPG K.5 dengan formasi indukan jantan Irama Jaya dan betina BD. Saat diorbitkan, H.Musji memberikan nama pada produk tersebut Naga Bonar. Benar-benar diluar prediksi, Naga Bonar langsung membuat heboh jagad perkutut tanah air dengan prestasi yang dibukukan.
Podium teratas berulang kali sukses diraih tanpa perlawanan berarti. Seakan Naga Bonar benar-benar menjadi bintang lapangan dan membuat lawan keok dibuatnya. Seiring perjalanan waktu, nama Naga Bonar makin berkibar saat orbit menjelajah konkurs bersama Team Prosper 1234 Bandung.

Pasca kebersamaan itulah Naga Bonar berhasil mendongkrak nama MPG Bird Farm yang berlokasi di Desa Palenggian Kecamatan Kedungdung Kabupaten Sampang serta nama Team Prosper 1234 Bandung. Keduanya merasakan efek yang ditimbulkan oleh performa Naga Bonar saat manggung di arena.
Keberhasilan Naga Bonar mengobrak abrik lawan dan sukses menjadi amunisi handal, berdampak pula pada keberadaan sang indukan di kandang MPG. Tidak berapa lama, cikal bakal yang melahirkan Naga Bonar diangkut oleh Team Prosper 1234 Bandung. “Setelah Naga Bonar sering juara bersama Team Prosper 1234 Bandung, akhirnya indukannya diambil juga,” terang H.Musji tanpa menyebut nilai nominal.

Namun yang pasti, angkanya berada di rupiah dengan jumlah selangit. Kepergian Naga Bonar bersama kedua indukan, bukan menjadi akhir dari perjalanan MPG untuk meneruskan trend positif sebagai peternak yang sukses mencetak produk berkualitas. Sebab indukan Naga Bonar sudah berhasil menghasilkan anakan sebanyak 7 strip.
“Naga Bonar adalah anakan pertama, sebelum pindah ke Team Prosper Bandung, indukannya sudah menghasilkan anakan sebanyak 7 strip,” ungkap H.Musji. Dari 7 strip itulah, MPG hanya menyisakan 1 jantan dan 3 betina yang merupakan saudara Naga Bonar, sementara saudara lainnya sudah kelas keberapa kung mania, baik itu pelomba ataupun peternak.

Saudara Naga Bonar yang masih bersama di kandang MPG, akhirnya resmi menjadi indukan menggantikan posisinya. Menurut pengakuan H.Musji, saudara Naga Bonar dikembangkan menjadi indukan. Ternyata, dari sekian kandang yang dihuni oleh trah Naga Bonar, sukses melahirkan produk unggulan.
“Saya mencoba mengembangkan indukan di kandang MPG dari trah Naga Bobar dan Alhamdulillah, semua anakannya bagus dan bisa dibuat lomba dan juga bahan indukan,” sambung H.Musji. beberapa kandang unggulan hasil pengembangan trah tersebut adalah MPG M.4 (indukan jantan adik naga Bonar x MPG).

Dari kandang ini menghasilkan produk bernama Boger. Prestasi yang pernah diraih adalah sebagai juara 1 di Kelas Piyik Yunior atau Setengah Kerek dalam sebuah gelaran di Pamekasan. Begitu juga dengan MPG M.5 dengan formasi indukan jantan Irama Jaya BBB yang dijodohkan dengan adik Naga Bonar.
Dari kedua indukan ini lahir perkutut bernama Naga Mas yang menjadi langganan juara di berbagai konkurs yang diikutinya. Ada juga kandang MPG K.4 yang dihuni oleh indukan jantan keponakan Naga Bonar bersama pasangannya ring MPG yang masih merupakan sepupu Naga Bonar.

Dari kandang ini lahir amunisi super heboh bernama Valverde amunini Rony Hijaiyah Pamekasan. prestasinya terukir dalam beberapa konkurs seperti LPM di Pamekasan berhasil meraih podium kedua Kelas Piyik Yunior, Liga Perkutut Sampang putaran akhir yang berhasil meraih posisi kedua di Kelas Piyik Bebas.
Kandang lain yang juga mencetak produk unggulan adalah MPG K.1 (indukan jantan sepupu Naga Bonar x MPG). Diakui oleh H.Musji bahwa Naga Bonar lahir dari kandang K.5 (Irama Jaya x BD). Selain kualitas yang bagus, Naga Bonar memiliki mental yang sudah teruji dalam beberapa kali tarung di lapangan.

Kenyataan itulah yang menjadi salah satu kelebihan, mengapa trah Naga Bonar sampai saat masih terus dipakai untuk pengembangan kandang ternak di MPG Bird Farm Sampang. Keberhasilan ini memang berimbas pada produk yang selalu menjadi buruan kung mania. Tidak hanya di Madura dan Pulau Jawa saja, MPG juga memiliki peminat yakni di Banjarmasin dan juga Palu.
Kunci sukses menjadi peternak yang menghasilkan produk unggulan adalah jujur. “Jujur menjadi hal yang harus saya pegang teguh. Jangan sampai pembeli sekali kali dibohongi. Tanpa kejujuran maka tidak akan sukses. selain itu ikhtiar dan juga usaha harus tetap kita lakukan,” pesan H.Musji.














