Memasuki seri kedua, Konkurs Liga Batavia kembali berhasil merebut hati kung mania. Agenda yang digelar pada Minggu, 08 Februari 2026 di Lapangan Perkutut Nusa Dua Bogor lagi-lagi diikuti oleh peserta dalam jumlah besar. Seluruh tiket yang dicetak panitia ludes tak tersisa.

H.Sularno Ketua Pengwil P3SI Se-jabodetabek mengatakan bahwa kegiatan ini terus diikuti oleh peserta dalam jumlah yang tidak sedikit. Kelas Dewasa Senior dan Piyik Bebas masing-masing 1 blok peserta, Kelas Piyik Yunior dan Kelas Piyik Hanging masing-masing 2 blok peserta, belum mampu memenuhi antusias.
“Alhamdulillah Liga Batavia kedua yang kami gelar hari ini, masih diminati peserta terbukti dari penuh sesaknya di semua kelas yang kami buka,” terang H.Sularno. Lebih lanjut disampaikan bahwa jumlah tersebut bisa saja bertambah, andai lokasi yang digunakan masih mampu menampung kerekan yang akan dipakai.
“Total enam blok peserta itu sudah penuh sesuai dengan jumlah yang ada. Sebenarnya kami bisa saja menambah jumlah peserta andai lokasi masih memungkinkan. Banyak calon peserta yang terpaksa kami tolak dengan alasan tiket sudah habis dan kami tidak bisa menambah blok karena lokasi yang tidak ada,” ungkap pemilik 3F Bird Farm.

Adapun kelas yang sebenarnya bisa tambah blok, andai lokasi masih memungkinkan adalah Kelas Dewasa Senior dan Kelas Piyik Bebas. Dengan kondisi demikian, panitia tidak mampu berbuat banyak. Penolakan adalah cara yang harus diambil meski sebenarnya berat untuk dilakukan.
“Bagi kami menolak peserta adalah keputusan yang berat, namun kami tidak mampu berbuat banyak,” jelas H.Sularno. Seperti pada gelaran sebelumnya bahwa liga kedua ini masih diminati oleh peserta luar provinsi. Dari data yang masuk, kung mania asal Jawa Barat dan bahkan Madura tercatat masuk daftar.
Kehadiran mereka diakui oleh H.Sularbo karena gelaran ini memang memiliki data tarik. Selain doorprize di akhir liga yang menggiurkan berupa sepeda motor listrik dan uang pembinaan, juga alasan bahwa saat ini Liga Batavia mampu mengemas kegiatan yang membuat kung mania selalu rindu untuk mengikutinya.
Tidak ada alasan bagi mereka yang mengaku sebagai penggila lomba untuk melewatkan gelaran hasil kolaborasi Pengwil P3SI Se-jabodetabek dengan Pengda yang ada di wilayah tersebut. Terlebih mereka yang pernah merasakan betapa luar biasanya kemasan gelaran yang menjadi daya tarik tersebut.

“Kami berusaha untuk selalu menyajikan gelaran yang memang menjadi harapan dan keinginan rekan-rekan kung mania, sehingga Liga Batavia ini bukan sekedar ajang perebutan podium juara, tetapi menjadi sarana silaturahmi antara kung mania di mana saja,” sambung H.Sularno.
Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa liga sempat terganggu cuaca di awal pelaksanaan. Gerimis yang hadir membuat khawatir panitia dan juga seluruh peserta yang hadir. Namun, akhirnya gangguan tersebut bisa berakhir dan penjurian bisa berlangsung sampai empat babak.
Diakhir acara, panitia mengucapkan bahwa terima kasih atas perhatian, kehadiran dan dukungan seluruh peserta dan juga pihak-pihak yang sudah banyak membantu sukses pelaksanaan acara. Permintaan ma’af juga disampaikan, jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan. Panitia juga tetap mengharap dukungan dan kehadiran para penggila lomba pada liga berikutnya. Untuk hasil kejuaraan, bisa disimak dalam daftar juara.















