Sumenep kembali diramaikan oleh gelaran hobi perkutut. Setelah Minggu kemarin, 15 Februari 2026 di Lavida Bluto, kini komunitas yang tergabung dalam Kompolan Sekarwangi Dasuk, menggelar kegiatan bertajuk Kompolan Dinilai Sekarwangi yang diselenggarakan pada Senin, 16 Februari 2026.


Meski hanya berjarak sehari dari kegiatan lain, ternyata tidak menyurutkan antusias kung mania untuk mengikutinya. Dua kelas yang dibuka yakni Piyik Yunior dan Piyik Hanging dengan kapasitas masing-masing 1 blok, tak mampu menampung membludaknya jumlah peserta.


Ustadz Badri, selaku Ketua Panitia mengatakan bahwa kegiatan ini sebenarnya dikhususkan untuk anggota komunitas Sekarwangi saja, karena keterbatasan blok,” jelas Ustadz Badri. Namun ternyata, ada peserta dari luar yang ingin bergabung dan dampaknya, tidak sedikit yang harus gigit jari karena tidak bisa melanjutkan keinginan tersebut.

“Peserta membludak dan tidak sesuai dengan jumlah blok yang kami miliki,” sambung sang Ustadz. Akhirnya, tidak sedikit yang harus membatalkan rencana untuk meramaikan agenda. “Saya memohon ma’af kepada rekan-rekan yang tidak bisa ikut acara karena jumlah blok terbatas,” ungkap Ustadz Badri.


Cuaca cerah dan cenderung panas, seakan memberikan restu pada kegiatan tersebut. Selama acara dari awal hingga akhir, tidak ada kendala yang menggangu jalannya acara. Empat babak penjurian berjalan sesuai harapan, sampai akhirnya penobatan podium juara di masing-masing kelas diumumkan. Siapa sajakah yang akhirnya menjadi pemenangnya. Simak dalan daftar kejuaraan.















