Nama besar Sabdo Palon sebagai salah satu perkutut berprestasi, tidak bisa dilepaskan dengan nama Fadli JDR sang pemilik. Kung mania penggila lomba yang tinggal di Surabaya ini berhasil menjadikan produk ternak WDT Bird Farm ini sebagai amunisi dengan kemenangan tak terhingga.

Yang membuat Fadli JDR bangga pada Sabdo Palon adalah bahwa sepak terjangnya dimulai sejak usia masih piyik. Sabdo Palon memulai karier di lapangan dari Kelas Piyik Hanging. Beberapa tarung yang diikutinya, perkutut satu ini selalu berhasil membawa pulang hadiah, baik yang berupa trophy ataupun sembako (beras).
Tidak saja dalam gelaran lokalan, namun mampu membungkam lawan dalam laga level nasional seperti Liga Perkutut Indonesia. “Alhamdulillah saya punya burung bernama Sabdo Palon merasa bangga dan senang karena selalu dapat juara, baik untuk lomba kecil ataupun lomba nasional,” terang pemilik JDR Bird Farm Surabaya.

Kemenangan tersebut, bukan saja sekedar menang, tapi berada di barisan juara depan daftar kejuaraan. Setelah puas mengobrak abrik lawan di Kelas Piyik Hanging, Sabdo Palon memulai gerakan yang sama di Kelas Piyik Yunior. Hasilnya juga demikian, kemenangan demi kemenangan menjadi catatan positifnya.
Sampai akhirnya tarung di Kelas Dewasa Senior, Sabdo Palon kembali harus menghadapi ketatnya persaingan bersama para jawara yang memiliki nama besar dengan bandrol puluhan sampai ratusan juara rupiah. Namun, tidak ada kata gentar karena persiapan yang dilakukan sebelum turun tarung, sudah dirasa cukup.

Memang, tidak sehebat prestasi saat masih usia muda, namun setidaknya Sabdo Palon sudah membuktikan bahwa dirinya layak dibanggakan. Kini, setelah malang melintang dengan rekor kemenangan banyak, Sabdo Palon harus dikandangkan dengan alasan, agar bisa melahirkan anakan yang tidak kalah hebatnya.
“Saat ini Sabdo Palon sudah masuk kandang untuk diambil anaknya,” ungkap Fadli. Saat menjalani masa istirahat turun lomba dan menjadi penghuni kandang ternak, Fadli JDR menyediakan beberapa pasangan atau jodohan untuk Sabdo Palon. “Sabdo Palon ini saya sediakan beberapa betina dengan harapan bisa menghasilkan anakan bagus dari betina yang mana,” sambung Fadli lagi.

Saat dijodohkan dengan betina Puncak Jaya BF Sampang, Sabdo Palon menghasilkan anakan dengan nama Juara Sejati. Prestasinya pernah meraih juara 2 Piyik Hanging dalam sebuah gelaran. Pernah juga dijodohkan dengan betina dari Pandan Wangi BF Omben Sampang. Dari sekian anakan Sabdo Palon, sudah melahirkan anakan seperti Musasi, Mawar Jingga dan Sabdo Palon Jr.
Prestasinya juga sudah teruji di beberapa penyelenggaraan konkurs. Meski terbilang sudah berhasil melahirkan anakan bagus, namun Fadli JDR merasa kurang puas dengan apa yang sudah didapat. “Sebenarnya anakan Sabdo Palon dari beberapa betina sudah bagus, namun saya belum merasa puas, makanya sampai saat ini saya terus melakukan otak atik pasangan untuknya,” urai Fadli JDR lagi.

Fokus utama adalah pada tingkat kestabilan produk ternak. Karena calon yang akan diorbitkan harus memiliki tingkat kestabilan yang benar-benar paten. Dan yang pasti kualitasnya harus berada di atas sang indukan. Saat ini JDR Bird Farm Surabaya sudah menghasilkan anakan dari pengembangan Sabdo Palon, usianya masih muda, rata-rata berada diangka 2,5 bulan.
Butuh waktu beberapa saat untuk mengkondisikan produk sendiri untuk masuk lapangan. Bahkan Fadli JDR mengaku tidak lagi mengincar prestasi di kelas perkutut muda. “Target saya saat ini bukan lagi di Kelas Piyik Hanging, tapi ikut lomba di kelas kerekan,” jelasnya lagi. Sambil menunggu perkutut bergelang JDR sudah waktunya masuk lapangan, Fadli mengaku akan mengorbitkan Kitab Jowo, andalan bergelang Puncak Jaya Sampang yang selalu memberikannya harapan.

Soal reputasi, Kitab Jowo tidak mengecewakan. Beberapa pembuktian sudah dilakukan dan Kitab Jowo seakan melanjutkan tren positif amunisi Fadli JDR setelah Sabdo Palon pensiun.”Semoga tahun 2026 ini, saya bisa terus mengorbitkan Kitab Jowo sampai prestasi mentok dan setelahnya anak-anak Sabdo Palon yang akan meneruskan,” harap Fadli JDR lagi.







































