Liga Perkutut Kalimantan Selatan (Kal-Sel) 2026 kembali digelar. Kali ini sudah memasuki putaran 2 yang diselenggarakan pada Minggu, 29 Maret 2026. Menempati lokasi di Lapangan Pengda Banjarmasin, di jalan Lembu Jantan Pekapuran Raya, acara dipenuhi oleh peserta yan gbersal dari seluruh wilayah di Pengwil Kalimantan Selatan dan juga dari luar.

Tiga kelas yang dilombakan (Dewasa Senior, Dewasa Yunior dan Piyik Hanging) nyaris disesaki peserta. Dari ketiga partai yang dibuka, Kelas Dewasa Yunior sudah dipenuhi peserta. Sedangkan dua kelas lainnya nyaris menyentuh angka yang sama. Informasi adanya kegiatan tersebut, muncul di beberapa group WA seminggu sebelum pelaksanaan.
Panitia dalam hal ini Henny Sutanto rutin merilis informasi atau list pendaftaran lewat group WA. Hampir setiap hari terjadi perubahan atau penambahan jumlah peserta, sampai akhirnya mencapai angka yang diinginkan. “Ada beberapa teman-teman yang tidak bisa ikut hadir karena berada di luar kota, jadi pesertanya memang tidak semuanya penuh tapi itu sudah bagus,” terang Henny Sutanto.
Ditambahkan bahwa moment yang masih berada pada situasi lebaran, dinilai menjadi salah satu faktor, peserta tidak mampu didongkrak terlalu besar. Namun semua itu sudah dianggap memenuhi target. Yang pasti bahwa kegiatan ini menjadi moment yang cukup menyita perhatian, mengingat bahwa hobi perkutut di Kalimantan Selatan saat ini mengalami perkembangan yang luar biasa.

Masuknya beberapa produk dari Jawa, dinilai mampu membuat panas situasi disana. Bahkan Liga Perkutut Kalimantan Selatan ini dinilai sebagai ajang pembuktian, apakah produk dasi Jawa mampu menggoyang dan meruntuhkan kehadiran produk lokal disana. Atau sebaliknya, produk lokal masih sanggup memberikan perlawanan dan memenangkan perburuan podium juara.
Dalam liga putaran sebelumnya (putaran 1), sebenarnya akan dijadikan acuan terhadap hal tersebut. Namun karena kondisi saat gelaran berlangsung kurang memadai (cuaca kurang bersahabat), maka hasil kejuaraan belum bisa dijadikan acuan. Namun liga kali ini, cuaca yang terang benderang, seakan mendukung kegiatan tersebut.
Empat babak penjurian berlangsugn tanpa hamabtan, sampai akhirnya penentuan podium juara di umumkan. Untuk posisi pertama di Kelas Dewasa Senior, berhasil diraih Si Pitung, amunisi H.haris Batu Licin, produk Leon yang dikerek pada nomor 41. Menyusul kemudian Sandur Madura orbitan H.Sarimun Banjarmasin, ring Win’s yang ada di kerekan 16.
Tempat ketiga dimenangkan oleh Balitung Bolang, orbitan COk Saragi Banjarbaru, ternakan A2GBT yang berada di nomor kerekan 39. Untuk kelas Dewasa Yunior, podium pertama menjadi kilik Iran, amunisi Halis Banjarbaru, perkutut ternakan Subur Bird Farm yang ada di nomor kerekan 48.

Menyusul di urutan kedua Pesona, andalan Erwan Sinegar Banjarbaru, ternakan Sumo yang menempati nomor kerekan 60 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Pratama, orbitan H.Sahir Banjarmasin, ring Delima yang dikerek pada nomor 72. Dan podium di Kelas Piyik hanging, urutan pertama berhasil menjadi mili Bunga amunisi H.Daryono Banjarmasin, ring Bima Sakti yang digantang pada nomor 19.
Di urutan kedua, dimenangkan oleh Bagis andalan Ahmad Banjarbaru, produk ternak Sweden yang menempati nomorgantangan 06 dan tempat ketig adiraih oleh Naga Runting orbitan Awan Banjarbaru, produk Bahtera yang adigantang pada nomor 20. Di akhir acara, panitia mengucapkan terima kasih kepada peserta.
“Saya mengucapkan banya teriima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan dukungan dengan hdir diacara liga. Semoga dukungan ini terus kami dapatkan selama pelaksanaan liga,” harap H.Winardi Sethiono Ketua Pengwil Kalimantan Selatan. Hal senada dismapikan Agus Anjar Selaku ketua Pengda Banjarmasin.
“Saya atas nama panitia pelaksana Liga Perkutut Kalimatnan Selatan memgucapkan nyak terima kasih atas dukunga, kerjasama dan perhatian yang diberikan rekan-rekan peserta yang hadir dari luar jkota seperti Banjarbaru, Binuang, Rantau, Batu Licin dan Barabai. Semoga kebersamaan ini tetap selalu ada,” kata Agus Anjar.








































