Setelah satu bulan lebih, tidak ada kegiatan dan libur panjang karena bulan ramadhan dan lebaran, Kolom Dinilai Tim Syiful Pamekasan kembali menunjukkan aktifitasnya. Mengawali agenda pertama pasca istirahat, Selasa 22 April 2025, kegiatan bertajuk Silaturahmi dan Halal bi Halal menjadi suguhan yang diberikan.


Lapangan Piger di Jalan Pintu Gerbang Pamekasan dipilih sebagai lokasi acara. “Hari ini kami mengawali kegiatan yang sudah lama istirahat karena bulan ramadhan dan lebaran. Ke depan Kolom Tim Syiful akan kembali menjumpai rekan-rekan untuk menyalurkan hobi perkutut sekaligus bersilaturahmi lewat hobi,” terang Drs.Syaiful selaku Ketua Tim Syiful.


Lebih lanjut disampaikan bahwa seperti pada agenda-agenda sebelumnya, kegiatan ini masih tetap memfokuskan pada penggalangan kung mania pemula agar mereka bisa tetap aktif dalam menyalurkan hobinya. Hal ini diperjelas oleh komentar M.Hosnan selaku koordinator Tim Syiful.
“Sejak awal kami tetap fokus untuk menggalang pemula agar mereka bisa tetap memiliki wadah dan kesempatan dalam menyalurkan hobi, komitmen kami ini tidak akan pernah bergeser sedikitpun,” tegas pemilik Alar Bird Farm Pamekasan. Karena yang pasti pilihan untuk memberikan jalan bagi pemula, maka eksistensi mereka tidak akan berakhir.


Pemula yang dimaksudkan adalah mereka yang memiliki burung dengan kualitas dikisaran dua warna sampai dua warna hitam, agar mereka bisa tetap berlomba dengan peluang bisa mendapatkan juara. Di kolom inilah, para pemula bisa terus berharap perkutut miliknya memiliki peluang untuk meraih kejuaraan.


“Kalau pemula bisa kita rangkul dan bisa berlomba, apalagi bisa dapat juara, maka mereka akan senang dan semangatnya tidak akan hilang,” sambung M.Hosnan. Setidaknya Kolom Dinilai Tim Syiful bisa menjadi batu loncatan bagi mereka untuk menuju pada jenjang yang lebih tinggi lagi.

Giat Kolom Dinilai Tim Syiful terbukti selalu mendapatkan respon positif. Setiap kali gelaran, peserta yang hadir sesuai dengan jumlah yang diinginkan oleh panitia. Keberhasilan Tim Syiful dalam menjaring peserta tidak terlepas dari upaya yang pendekatan pada mereka serta kemasan yang dibuat, menjadi alasan mereka untuk selalu hadir.

Seperti dalam gelaran kali ini, panitia memberikan doorprize 20 sangkar dengan rincian 5 sangkar Mayangkara produksi Muakit, pengrajin sangkar di Pamekasan dan 15 sangkar produk pengrajin lainnya. Pemilihan doorprize sangakr dari produk pengrajin setempat dengan alasan untuk mengangkat produk lokal.

Sehingga bisa tetap eksis dan lebih dikenal oleh kalangan para penghobi, peternak dan pelomba perkutut. “Kami berupaya untuk mendukung pengrajin sangkar di Pamekasan agar bisa tetap eksis dengan menggunakan produknya, sehingga keberadaan pengrajin sangkar biar tetap bertahan,” ungkap M Hosnan.


Alasan lain memberikan doorprize sangkar dengan tujuan agar bisa dimanfaatkan oleh peserta yang kebetulan mendapatkannya. Menurut panitia, sangkar bagi pemula lebih dibutuhkan sebagai tempat perkutut miliknya. “Alhamdulillah respon peserta dengan hadiah doorprize sangkar sangar bagus. Ini sebuah pilihan yang menurut kami tidak salah,” jelas M.Hosnan lagi.

Doorprize lain juga menjadi penyemangat peserta agar lebih eksis mengikuti setiap kegiatan di Kolom Tim Syiful. “Semoga awal yang memberikan banyak doorprize bagi Giat Tim Syiful akan terus ada dan berkelanjutan,” harap M.Hosnan lagi. Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa proses penjurian berlangsung seru dan lancar.

Empat babak penjurian berjalan sesuai harapan. Tidak nampak adanya hambatan yang membuat acara terganggu. Cuaca cerah dan cenderung panas, mengawal sepanjang proses acara dari awal hingga berakhir. Pada kesempatan yang sama terjadi transaksi antara Pak Mus Lobuk Dasuk Pamekasan dengan H.Junaidi Pajudan Guluk-Guluk Sumenep.

Adapun burung yang menjadi transaksi adalah Rampak Naong yang berhasil menjadi juara kedua di Kelas Piyik Yunior, perkutut ternakan Tragedi yang dikerek pada nomor 68 akhirnya berganti kepemilikan dari Pak Mus kepada H.Junaidi. Tidak disebutkan nilai nominal, namun yang pasti keduanya sepakat dengan deal tersebut.

“Alhamdulillah hari ini saya bisa membawa pulang Rampak Naong, perkutut milik Pak Mus Pajudan Pamekasan. Saat di lomba dapat juara dua Kelas Piyik Yunior. Mudah-mudahan burung bisa terus juara di lomba,” harap H.Junaidi dengan perasaan bangga dan senang. Di akhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan dukungan yang diberikan.

“Saya atas nama panitia Kolom Dinilai Halal Bi Halal Tim Syiful mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan dukungan rekan-rekan,” terang M.Hosnan. Permintaan ma’af juga disampaikan jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan. Untuk kegiatan selanjutnya adalah di Kolom Rangperang Proppro Pamekasan yang akan digelar pada Hari Selasa, 06 Mei 2025.















