Konkurs 2026 akan segera bergulir. Kung mania tanah air, sudah ancang-ancang akan kembali lagi ke lapangan setelah istirahat sejenak. Agenda kegiatan juga sudah menunggu mereka untuk dihadiri, mulai dari kegiatan yang sifatnya lokalan sampai pada even akbar seperti Liga Perkutut Indonesia.

Menghadapi bergulirnya moment tersebut, berbagai persiapan sudah dilakukan para penggila lomba jauh-jauh hari. Beragam program menjadi acuan mereka untuk mempersiapkan segala sesuatu agar nantinya setelah sampai pada hari pelaksanaan, maka hasil yang didapat bisa sesuai harapan.
Persiapan yang dilakukan kung mania juga bervariasi. Mulai dari memantau perkembangan amunisi lawas, apakah masih bisa ditarik kembali ke dalam arena atau tidak. Ada juga yang akan memunculkan jago baru, meski kapasitas dan peluang masih menjadi tanda tanya besar, apakah mampu langsung tarung di lapangan.

Mengingat lawan yang akan dihadapi, sudah memiliki rekam jejak dan jam terbang yang lebih banyak. Pertimbangan seperti inilah yang menjadi pemikiran kung mania untuk memastikan keputusan yang akan diambil. Namun demikian, bagi mereka yang mengaku sebagai kung mania sejati, maka apapun akan dilakukan, meski juga harus melalui pertimbangan.
Bintang Surya Bird Farm Bluto Sumenep misalnya, kung mania yang aktif turun lomba mengaku bahwa sampai saat ini belum ada persiapan khusus jelang turun konkurs 2026. “Belum ada persiapan hadapi lomba di tahun 2026, apalagi untuk even besar seperti Liga Perkutut Indonesia,” terang Kades H.Matsin.

Walau demikian, bukan berarti konkurs tahun ini akan dilewatkan begitu saja. “Saya tetap akan mengikuti dan meramaikan kegiatan lomba 2026, meski persiapan terbilang belum maksimal,” sambung Ketua Pengda P3SI Sumenep. Terlebih sebagai “orang tua” di organisasi perkutut Sumenep, maka Kades H.Matsin harus terus memberikan penyemangat pada komunitas yang ada di wilayahnya.
Untuk itulah Bintang Surya Bird Farm akan tetap menjadi salah satu peserta dalam setiap kegiatan, mulai dari even yang ada di daerah sampai kegiatan besar dan nasional. Menurut Kades H.Matsin, untuk saat ini tidak banyak orbitan yang akan ditarungkan. Mengingat proses yang harus dilalui, terganggu oleh kegiatan bulan ramadhan dan juga kesibukan pekerjaan.

Yang pasti Bintang Surya akan tetap menurunkan amunisi yang akan meramaikan peta pertarungan perebutan podium juara. “Yang sudah saya nyatakan siap untuk dilombakan baru ada dua ekor. Satu Las Vegas yang merupakan orbitan lama dan saru lagi masih baru, namanya Abunawas,” ungkap Kepala Desa Aeng Beje Kenek Bluto Sumenep.
Las Vegas selama ini menjadi kekuatan yang selalu memberikan banyak penghargaan dan prestasi bagi Kades H.Matsin. Eksistensinya di dunia hiruk pikuknya konkurs begitu kesohor. Namanya selalu menjadi buah bibir karena prestasi apik yang selalu berhasil dibukukan. Perkutut ternakan Jasika Bird Farm Pamekasan ini menjadi kebanggaan Team Bintang Surya.

Sudah tidak terhitung lagi, berapa koleksi trophy yang berhasil didapat. Disampaikan oleh Kades H.Matsin bahwa Piyik Bebas masih menjadi incaran Las Vegas saat ini. Dengan usia yang masih berada di angka 11 bulan, maka peluang untuk terus menaikkan kelas, masih terbuka lebar.
Sedangkan orbitan anyar adalah Abunawas. Perkutut produk sendiri yakni Bintang Surya, juga akan mengikuti jejak seniornya di Kelas Piyik Bebas meski usianya baru beranjak 9 bulan. Lahir dari kandang Bintang Surya K.5 (Bintang Surya x Bintang Surya), Abunawas (Gong 2026) baru sekali bertemu lawan di lapangan.

Saat itu performanya belum maksimal karena hanya tampil dua babak saja. “Saat lomba untuk pertama kali, Abunawas kurang tampil maksimal maklum masih baru,” tambah Kades H.Matsin. Dikatakan juga bahwa prediksi Abunawas akan lebih maksimal ketika menginjak usia dewasa.
Masih menurut Kades H.Matsin bahwa sebenarnya Bintang Surya memiliki calon lagi, namun belum berani memutuskan. Pasalnya usianya baru sekitar 4 bulan. Saat dibawa ke lapangan, belum menunjukkan kinerja yang sesuai harapan. Namun soal kualitas, diakui tidak mengecewakan. “Semoga dengan bertambahnya usia burung produk Bintang Surya, maka akan ada yang mampu tampil di lapangan dan bisa membuat senang,” harap Kades H.Matsin.







































