Penyelengara Konkurs Seni Suara Alam Burung Perkutut Liga Perkutut Madura #3 bertajuk Arek Lancor Cup Pamekasan yang digelar pada Minggu, 25 Mei 2025, berakhir dengan sukses. Seluruh rangkaian acara mampu berjalan sesuai harapan. Tidak nampak adanya kendala dan halangan selama gelaran.

Keberhasilan ini diikuti juga dengan sukses beberapa orbitan yang mampu menembus barisan podium juara di daftar kejuaraan. Sukses ini juga menambah semangat kung mania untuk terus eksis di konkurs sebagai petarung, mengingat mereka sudah memiliki amunisi handal yang bisa dibanggakan.
H.Ali kung mania Pamekasan, menjadi satu diantara sekian kung mania yang akhirnya bangkit setelah berhasil meloloskan amunisi yang baru saja resmi dimiliki bernama Bintang Kumala. Turun pada Kelas Piyik Yunior, kung mania satu ini langsung merangsek pada urutan ketiga.

Padahal ini mengaku belum lama memoles perkutut bergelang AKS. “Saya bary sekitar 1 minggu punya Bintang Kumala dan kebetulan ada lomba di Pamekasan langsung saya lombakan. Alhamdulillah bisa dapat juara 3 Kelas Piyik Yunior,” terang H.Ali. Keberhasilan ini tentu menjadi kabar baik baginya untuk lebih eksis menekuni hobi.
Lebih lanjut H.Ali mengaku tidak memiliki target muluk terhadap Bintang Kumala. Mengingat karena faktor kebersamaan yang masih mencapai angka 1 Minggu, sehingga butuh pendekatan yang bisa menyelami karakter burung. Apalagi proses rawatan yang tidak mudah, pasti butuh waktu untuk memaksimalkan potensi yang ada pada burung itu sendiri.
Dengan pengalaman yang sudah dimiliki, membuat H.Ali tidak terlalu pusing memikirkan apa yang harus dilakukan pada Bintang Kumala. Yang pasti keberhasilan H.Ali mengorbitkan Bintang Kumala pada podium tertinggi, ada semangat yang tumbuh setelah sekian lama sempat menghilang.

H.Ali mengaku bahwa selama ini semangat turun lomba mengalami kondisi krisis karena tidak ada amunisi yang bisa diandalkan. Namun, sejak kehadiran Bintang Kumala, semangat itu muncul kembali dan siap menjejakkan kaki dalam setiap penyelenggaraan. Lutfi AKS mengaku bahwa produk ternaknya yang kini berada di tangan H.Ali adalah keponakan Fortuner.
“Bintang Kumala, perkutut punya H.Ali ring AKS itu lahir dar kandang 20 keponakan Fortuner,” ungkap Lutfi. Informasi yang didapat bahwa pasca kemenangan di Liga Perkutut Madura, Bintang Kumala sudah menerima tawaran tiga kali kuota dari harga saat mendapatkan. Namun H.Ali belum berminat untuk melepas dengan alasan ingin terus mengorbitkannya.














