Perjuangan Wijaya Adi untuk menambah amunisi lapangan, akhirnya bisa terwujud. Salah satu calon yang selama ini menjadi incaran adalah Vijaya, orbitan Henny Sutanto Banjarmasin. Perkutut bergelang Felix tersebut ternyata sudah lama masuk bidikan, namun belum ada kata deal antara keduanya.

“Wijaya Adi sudah mengincar Vijaya sejak lama saat juara 1 di gelaran Liga Perkutut Kalimantan Selatan Putaran 4 lalu,” terang Henny Sutanto. Wijaya Adi mengakui memang lagi mengincar amunisi. “Saya lagi pantau calon amunisi untuk 2026, kebetulan tertuju pada burung milik Koh Henny,” tutur Adi.
Namun karena tidak ada kata sepakat, transaksi belum bisa direalisasikan. Nampaknya pilihan Wijaya Adi untuk mendapatkan produk berkualitas satu ini semakin tidak bisa ditahan lagi, karena performa yang ditampilkan Vijaya membuat pesona yang luar biasa. proses pantau dilakukan selama lebih kurang tiga bulan.
Podium pertama kembali dipertontonkan pada gelaran Liga Perkutut Kalimantan Selatan seri 5 dan juga 6. Bahkan dalam beberapa tarung yang dilakukan, Vijaya tidak pernah melepaskan podium juara. Trophy penghargaan selalu menjadi oleh-oleh yang dibawa setiap turun lomba. Nah, dalam gelaran seri penutup yang digelar pada Minggu 14 Desember 2025 di Banjarbaru,

Wijaya Adi sudah tidak mampu menahan rasa ingin membawa pulang Vijaya. Meski saat itu, tak bisa tampil maksimal, namun Wijaya Adi sudah tahu performa yang pernah diperlihatkan. Menurut pengakuan Henny Sutanto, dalam Liga Perkutut Kalimantan Selatan, Vijaya tidak mampu tampil bagus karena kondisi cuaca yang kurang mendukung, namun Wijaya tetep ngotot untuk membawa pulang,” ungkap Henny Sutanto.
Tapi yang pasti, dengan selisih poin yang cukup jauh di Kelas Dewasa Yunior LIga Perkutut Kallimantan Selatan 2025, Vijaya mampu mengunci gelar sebelum pertarungan di akhir seri tergelar. Kenyataan itulah yang menjadi salah satu pertimbangan Wijaya Adi untuk mengambil alih kepemilikan Vijaya. Sampai akhirnya, kata deal keduanya terwujud. Vijaya resmi berpindah tangan.

“Hari ini saya bisa bernafas lega karena apa yang saya incar selama ini sudah berada ditangan. Terima kasih pada Koh Henny yang telah mempercayakan Vijaya untuk melanjutkan prestasinya,” papar Wijaya Adi. Tidak disebutkan berapa jumlah rupiah yang sudah dikeluarkan Wijaya Adi untuk memboyong peraih podium pertama Liga Perkutut Kalimantan Selatan 2025 di Kelas Dewasa Yunior.
Namun yang pasti angkanya sesuai dengan kualitas dan prestasi yang sudah dibukukan. Disampaikan pula bahwa sebenarnya Wijaya Adi sudah memiliki adiknya, namun karena harus menunggu lama untuk dibawa ke lapangan, maka Vijaya adalah pilihan yang tepat. “Saya sudah punya adik Vijaya, tapi usianya masih muda, makanya saya ambil kakaknya saja, biar cepat dilombakan,” sambungnya lagi.














