Deklarasi Peternak Madura dalam Rangka Mencetak Burung Perkutut Berkualitas yang dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 di markas Bintang Surya BF Bluto Sumenep, kini semakin menunjukkan langkah nyata. Setelah Koordinator Wilayah Sumenep mendapatkan bantuan, kini giliran Sampang yang kebagian bantuan tersebut.

AKN Bird Farm menjadi perwakilan peternak Sampang yang menyempatkan datang bersilaturahmi ke markas CTP Bird Farm Bangkalan. “Hari ini, Kamis 09 Oktober saya menyematkan datang ke CTP untuk silaturahmi dan ngobrol seputar rencana deklarasi yang sempat kami lakukan beberapa waktu lalu,” terang H.Moh Aksan.
Lebih lanjut disampaikan bahwa acara tersebut memang sengaja dilakukan untuk menindaklanjuti rencana yang sudah di deklarasikan. “Terus terang saya lama tidak pernah ke CTP dan kesempatan ini saya manfaatkan untuk silaturahmi sekaligus membicarakan lebih lanjut realisasi Deklarasi Peternak Madura,” sambung mantan Ketua Pengda Sampang.

Pertemuan dua peternak sukses ini seakan menjadi isyarat kuat bahwa akan ada kekuatan besar yang akan mewujudkan rencana besar, untuk menjadikan Madura sebagai daerah yang siap menghadirkan produk level atas. “Saya senang H.Aksan bisa menyempatkan hadir ke CTP meski hanya sekedar silaturahmi dsn ngobrol santai,” ungkap Ir.R.H.Moch Mahmud.
Awalnya pertemuan tersebut hanya menjadi ajang reuni setelah keduanya tidak pernah bersua. Namun, lambat laun, obrolan santai itu menjadi bahasan yang makin mengerucut pada bahasan yang lebih mendalam tentang persoalan ternak. Satu sama lain saling berbagi pengalaman.

H.Moh.Aksan berbicara tentang pengalaman mencetak produk unggulan yang sempat mewarnai perjalanan hobi perkutut tanah air. Begitu juga Ir.H.R.Moch Mahmud berbagi pengalaman selama menjalani rutinitas sebagai peternak yang mulai bisa mengeluarkan anakan kelas konkurs.
Diakui bahwa selama ini CTP Bird Farm Bangkalan sudah menggunakan indukan dari AKN. “Ada beberapa indukan bergelang AKN yang saya pakai. Dan saat ini saya kembangkan, sepertinya ada hasil yang didapat,” kata kung mania yang akrab dipanggil Ra Mahmud. Ilmu seputar breeding menjadi bahasan menarik antara keduanya.

Satu sama lain saling mengungkapkan pengalaman selama menjadi peternak. Suasana santai kadang pula serius, terlihat begitu jelas. Obrolan tersebut semakin asyik dan nyambung karena hadir Denny DMA, perawat nasional yang tahu persis kedua farm tersebut. Denny pernah mengawal beberapa produk AKN di arena konkurs sampai mencapai prestasi di level nasional.
Begitu juga saat ini menjadi pemandu bakat produk bergelang CTP, Denny juga sukses mengantarkan produk sampai level nasional. “Saya diundang untuk ikut ngobrol antara Abah Aksan dan Ra Mahmud, karena saya pernah ikut mereka berdua,” jelas Denny. Sepertinya obrolan semakin menunjukkan ke arah yang selama ini diinginkan yakni memiliki persamaan dalam menghasilkan prroduk ternak hebat.

Sebagai bentuk persamaan dan satu jalur, akhirnya pertemuan itu menjadi titik awal untuk melakukan kolaborasi. CTP langsung memberikan bantuan indukan pada AKN sebanyak 10 pasang plus adik Slipknot. “Alhamdulillah saya dapat support dari Ra Mahmud indukan trah bagus dan juga adik Slipknot. Semoga support ini bisa menjadi awal yang baik,” harap H.Moh Aksan.














