Deklarasi Peternak Madura dalam Rangka Mencetak Burung Perkutut Berkualitas yang dilaksanakan pada 21 Agustus 2025 di markas Bintang Surya BF Bluto Sumenep, makin mendapatkan respon positif dari peternak. Info terbaru, perwakilan Pamekasan, Sampang dan Bangkalan (Blega), hadir ke markas CTP Bird Farm yang berada di Kraton Bangkalan.

Rombongan dipimpin langsung oleh H.Abd.Aziz Ketua Pengda Pamekasan dalam hal ini Ketua Koordinator Wilayah untuk Pamekasan. Kedatangan orang nomor 1 di organisasi perkutut Pamekasan ini, untuk menindaklanjuti rencana yang sudah lama dibuat. “Alhamdulillah, saya baru sempat silaturahmi ke Ra Mahmud hari ini. Karena banyak kerjaan yang harus diselesaikan dulu,” terang pemilik AZ Bird Farm Pamekasan.
Sesampai di sana, banyak pembicaraan yang di bahas. Salah satunya tentang kolaborasi peternak yang memang menjadi bahasan utama. Meski mereka fokus, namun indera pendengaran mereka terus bergerilya, barangkali ada suara istimewa tertangkap. Dan memang benar adanya, ketika ada salah satu produk CTP yang mengeluarkan suara indah, secara spontan mereka langsung menuju pada titik dimana suara itu datang.

Tanpa dikomando, satu sama lain berusaha untuk mendapatkannya. Namun, semua bisa teratasi dengan cara demokrasi untuk mufakat. Sampai akhirnya semua mendapatkan support. “Pertama yang ingin saya sampaikan kepada Ra Mahmud adalah rasa terima kasih atas support yang telah diberikan. Saya terima dengan senang hati dsn penuh tanggungjawab,” terang H.Abd.Aziz.

Dalam silaturahmi tersebut, Pamekasan membawa bantuan sebanyak 8 ekor. “Hari ini Pamekasan dapat suport 8 ekor dan beberapa waktu lalu dapat 4 ekor. Jadi total yang sudah masuk ada 12 ekor,” ungkap H.Abd.Aziz. Amanah ini akan langsung disampaikan kepada penerima malam itu juga.
“Malam ini ada rapat pembubaran panitia LPI, jadi bantuan indukan akan langsung kami bagikan kepada penerima. Saya berharap peternak yang dapat bantuan, bisa mengeluarkan anakan bagus,” harap Ketua Pengda Pamekasan. Sugianto, salah satu rombongan dari Pamekasan mengaku senang dengan apa yang sudah didapat.

“Terus terang saya bahagia banget. Alhamdulillah dapat trah bagus. Semoga ke depan bisa menghasilkan anakan sesuai harapan,” kata Ketua Pengcam Kota. Imam Hidayat mengatakan hal yang sama. “Dewa Suara sangat optimis ke depan dapat mengeluarkan burung berkualitas, semua peternak yang dapat support merasa bahwa kualitas ternaknya akan lebih baik lagi,” tegas pemilik Dewa Suara Bird Farm Pamekasan.

Perwakilan Sampang juga mengakui bahwa apa yang sudah dilakukan CTP akan membantu peternak untuk bisa lebih baik dalam mencetak produk. Keyakinan ini dirasakan sendiri karena indukan yang mereka dapatkan adalah trah yang sudah memiliki karakter kuat, sehingga peluang dan kemungkinan untuk melahirkan anakan bagus, sangat terbuka lebar.
Sedangkan perwakilan dari Bangkalan dalam hal ini Blega, mengaku senang. “Saya dapat bantuan 11 ekor. Alhamdulillah support seperti ini, semoga bisa menjadikan kolaborasi ini tercapai sesuai harapan. Peternak Madura makin maju dan berkualitas,” yakin Muiz. Diharapkan juga bahwa program ini bisa terus bergulir.

“Saya berharap program ini terus bergulir, setelah CTP, maka peternak yang sudah sukses, gantian mensupport peternak lain,” sambung pemilik Hamada Reborn Blega Bangkalan. Sehingga pada akhirnya, Madura akan benar-benar mewujudkan Sentra Perkutut Nasional. “Sekali lagi saya menyampaikan rasa terima kasih atas support dari CTP untuk peternak di Madura agar bisa lebih maju,” papar Muiz lagi.

Ir.R.H.Moch Mahmud mengakui bahwa calon indukan yang diberikan hari ini, tidak berpasangan. “Saya memberikan kesempatan pada rekan-rekan untuk memilih sendiri calon indukan yang akan mereka pakai, sehingga mereka bebas untuk menentukan pilihan,” kata pemilik CTP Bird Farm Bangkalan.














