Pondok Pesantren Ibnu Malik Al Ishaqi yang berlokasi Jambu Burneh Bangkalan, pada Rabu 19 November 2025 nampak ramai oleh kehadiran kung mania. Mereka datang bukan untuk latihan dan kerek bareng, tetap hadir dalam rangka memenuhi undangan panitia Latihan Berhadiah Malza Bird Farm.

Nampak dengan jelas kerekan satu blok yang menampung peserta di Kelas Piyik Yunior dan gantangan 2 blok untuk Kelas Piyik Hanging berdiri tegak di lokasi acara. “Hari ini Malza Bird Farm mengadakan acara Latihan Berhadiah, ada dua kelas yang kami buka yakni Kelas Piyik Yunior dan Kelas Piyik Hanging,” terang Saluki selaku Ketua Panitia.

Dan ucapan rasa syukur atas terlaksananya gelaran ini berkat dukungan dari semua pihak dan kerjakerasa dari panitia. “Alhamdulillah pelaksanaan berjalan lancar dan sukses berkat support dari semua pihak dan juga peserta serta panitia,” sambung pemilik SUKI Bird Farm Burneh Bangkalan.

Diakui oleh Saluki bahwa jumlah blok yang disediakan memang terbatas menyesuaikan dengan lokasi yang ada. “Tidak banyak blok yang kami sediakan karena ini hanya Latihan Berhadiah, yang penting kita bisa kumpul dan ngerek bareng di lapangan Malza Bird Farm,” kata Saluki lagi.

Dikatakan bahwa kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka untuk menjalin silaturahmi sesama kung mania dan memberikan semangat untuk tetap eksis menekuni hobi. Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa acara berlangsung sukses dan lancar. Cuaca panas dan mendung menyertai proses penjurian.

Empat babak penjurian berjalan tanpa ada hambatan. Usai penjurian dilakukan cek ring untuk menentukan apakah peserta yang masuk nominasi sudah menggunakan Ring P3SI atau belum. Di meja perumus, seluruh penilaian di rekap untuk menentukan posisi kejuaraan di masing-masing kelas.

Sampai akhirnya penentuan diputuskan. Untuk podium pertama Kelas Piyik Yunior berhasil menjadi milik Jet Iluzee amunisi Hamid Mido Galis ring Iluzee yang dikerek pada nomor 16 sebagai peraih juara pertama. Disusul kemudian Zayn andalan Junaidi Surabaya, produk ternak Gandu Sari yang menempati nomor kerekan 31.

Dan tempat ketiga dimenangkan oleh Rijnaji orbitan R.Surya Indra Bangkalan, ternakan JBN yang dikerek pada nomor 35. Di Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil menjadi milik Mutaira JBN amunisi H.Holik kung mania Galis JBN, ternakan JBN yang menempati nomor gantangan 77.

Menyusul pada urutan kedua, Ratu Bilqis andalan H.Holik JBN Galis, ternakan JBN yang berada di nomor gantangan74 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Raden Segoro orbitan H.Faisol Ahmad Geger Bangkalan, produk ternak JBN.















