Hanya dalam hitungan hari saja, hobi perkutut di Sumenep kembali mengudara. Setelah sebelumnya Sumenep disemarakkan dengan gelaran, kini agenda kung mania kembali digelar untuk memanjakan dan memeriahkan hobi. Even kali ini bertajuk Latber Puncak Patapan yang dihelat pada Selasa, 27 Januari 2026.

Menempati lokasi di Lapangan Group Gunung Patapan Desa Moncek Lenteng, acara ini masih menggambarkan betapa antusiasnya kung mania untuk menjadi bagian dari kegiatan ini. Fakta ini terungkap dari jumlah peserta yang mampu memenuhi seluruh blok di masing-masing kelas yang dilombakan.
“Hari ini, Selasa 27 Januari 2026 kami dari Group Gunung Patapan Moncek Lenteng Sumenep menggelar acara latber,” terang Busri selaku Ketua Panitia. Kegiatan ini sebagai wujud dari keinginan untuk tetap memberikan wadah bagi penggemar, pelomba dan peternak agar bisa tetap berada di jalur hobi.

Dikatakan juga bahwa dengan adanya even seperti ini diharapkan bisa terus memberikan semangat bagi kung mania untuk tetap eksis menekuni dan menyalurkan hobi. “Hanya dengan cara menggelar acara seperti latber yang kami selenggarakan hari ini, maka hobi bisa tetap hidup,” sambung Busri.
Seperti pada kegiatan-kegiatan lain bahwa kabar bahwa panitia belum mampu memenuhi seluruh keinginan kung mania untuk menjadi peserta, masih saja terjadi. Tiket dan kouta yang disediakan oleh panitia ternyata tidak sebanding dengan antusias kung mania untuk bisa ikut menjadi peserta.

Enam blok yang tersedia (Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging) dengan kapasitas masing-masing 2 blok, sepertinya jauh dari jumlah kung mania yang ingin mendaftar. Dampaknya, tidak sedikit yang akhirnya harus menelan rada kecewa karena gagal masuk daftar peserta.

“Kami membuka 3 kelas dengan kapasitas masing-masing 2 blok, ternyata belum bisa memenuhi seluruh jumlah yang ingin berlomba, seluruh kelas penuh dan tidak ada sisa tiket,” jelas Ustadz Moh Rifki, panitia bagian pendaftaran. Artinya bahwa masih ada calon peserta yang tidak bisa masuk lapangan untuk mengerek dan menggantang orbitannya.
Penambahan tidak mungkin bisa dilakukan karena keterbatasan lokasi yang dipakai. “Panitia sudah memaksimalkan upaya agar tidak ada peserta yang tertolak, tapi ternyata masih ada yang tidak bisa masuk daftar peserta,” ungkap Moh.Rifki. untuk itulah panitia mengucapkan permintaan ma’af atas kenyataan yang harus terjadi.

“Saya atas nama panitia meminta ma’af untuk rekan-rekan yang belum bisa masuk daftar peserta karena tempat terbatas,” kata Busri menambahkan. Sukses panitia mendatangkan peserta dalam jumlah besar, diikuti juga oleh dukungan cuaca cerah, sehingga acara berlangsung sukses dan lancar sampai akhir.

Empat babak penjurian juga terlaksana tanpa hambatan. Usai penjurian, cek ring untuk burung yang masuk nominasi kejuaraan, masih menjadi pemandangan yang bisa diperlihatkan. Sampai akhirnya penentuan posisi kejuaraan diumumkan.
Siapa sajakah yang akhirnya di tetapkan sebagai peraih podium juara di masing-masing kelas. Simak dalam daftar kejuaraan. Diakhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran, dukungan dan perhatian peserta sehingga pelaksanaan bisa berjalan sesuai harapan.















