Hobi Perkutut Tulungagung kembali bergerak. Mengawali kegiatan tahun 2026, Pengda P3SI pimpinan Galih Nusantoro menggelar agenda bertajuk LatDin Gotong Royong yang dilaksanakan pada Minggu, 18 Januari 2026. Bertempat di lapangan Dewandaru Tawangsari, panitia membuka tiga partai yakni Kelas Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging.

“Kegiatan LatDin Gotong Royong Tulungagung hari ini adalah agenda perdana di tahun 2026. Kami berharap even ini menjadi awal yang baik untuk memberikan semangat pada teman-teman untuk terus berlomba,” terang H.Nuryanto salah satu panitia. Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan adanya kegiatan demi kegiatan, maka eksistensi hobi bisa terus muncul dan menjadi motivasi kung mania agar bisa menyalurkan hobinya.
Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa Redbull amunisi H.Iwan Jombang sukses mempertontonkan levelnya sebagai jawara tangguh. Turun di Kelas Piyi Bebas, perkutut ternakan WK yang dikerek pada nomor 56 tampil dominan dan berhasil mengkanvaskan lawan yang berada dalam satu kelas.

Performa yang luar biasa kembali diperontonkan Redbull. Sejak awal H.Iwan mengaku yakin masih bisia mengantarkan kembali Redbull pada podium terbaik. “Tujuan saya kesini selain untuk silaturrahmi dengan rekan-rekan, juga ingin melihat seberapa jauh perkembangan Redbull saat menghadapi peserta lain,” terang pemilik TS Bird Farm Jombang.

Keinginan untuk terus mengawal sang amunisi untuk selalu tampil fighter, memang tidak bisa dilewatkan. Setelah tampil apik pecan kemarin di Lapangan Pondok Candra Waru Sidoarjo, Redbull kembali dihadirkan untuk memberikan tontonan apik sekaligus pembuktian bahwa keheabtannya belum luntur.
Keberhasil Redbull memimpin jalannya penjurian, dikuti pula andalan lain H.Iwan yakni Tumenggung, perkutut ternakan ABC yang menempati nomor kerekan 52 diurutan kedua. “Alhamdulillah dua jagoan saya masuk juara pertama dan kedua pada Kelas Piyik Bebas. Ini yang namanya bonus, silaturrahmi dan dapat bonus juara,” ungkap H.Iwan.

Sedangkan di tempat ketiga dimenangkan Anom orbitan Mubin Tulungagung produk WA yang ada di nomor kerekan 50. Untuk Kelas Piyik Yunuor, juara pertama berhasil menjadi milik SUlur Mas amunisi Dje Djen Tangerang, produk ternak Light Bhim yang berada di nomor kerekan 23. Disusul kemudian pada urutan kedua, Den Bagus andalan Kusnadi Malang, ternakan Cristal yang ada dinomor kerekan 33.

Dan Samsara Alam orbitan Rizal Nasution Indramayu produk NN 99 yang menempati nomor kerekan10 ditetapkan sebagai peraih podium ketiga. Untuk Kelas Piyik Hanging, Deva Alam amunisi Sarno NN 99 Kediri, ring Norton yang digantang pada nomor 43 berhasil menjadi yang terbaik pertama.

Diurutan kedua ada Maha Cipta andalan Anto Blitar produk Anto 77 yang digantang pada nomor 10 dan tempat ketiga diraih Ronaldo orbitan Galih Nusantoro Tulungagung produk GNP yang berada di nomor gantangan 06. Cuaca cerah seakan memberikan dukungan pada seluruh peserta yang hadir untuk memaksimalkan potensi yang dimiliki.

“Alhamdulillah alam sepertinya memberikan dukungan penuh pada panitia lewat cuaca yang cerah sepanjang perjalanan penjurian,” sambung H.Nuryanto. Di akhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih atas kehadiran dan dukungan peserta. Permintaan ma’af juga disampaikan, jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan.

“Saya sampaikan terima kasih atas dukungan dan kehadiran teman-teman dari berbagai daerah yang tidak bisa saya sebutkan satu-persatu sehingga acara kami bisa berlangsung sesuai harapan dan juga tak lupa saya atas nama panitia memohon ma’af jika ada yang kurang berkenan selama acara,” papar H.Nuryanto.















