Konkurs bertema LatNil Kolaborasi yang digagas empat peternak di Bangkalan (Aduhai 99 BF, Hal BF, Irama BF dan Potensi BF), seakan menjadi sinyal kuat bahwa rasa kebersamaan dan kekompakan semakin terlihat jelas. “Even yang kamu gelar hari ini adalah bentuk kebersamaan dan kekompakan kamu untuk menyemarakkan hobi perkutut di Bangkalan,” terang R.H.Moch Juri Zaini pemilik Aduhai 99 BF Bird Farm.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan kerjasama ini diharapkan Bangkalan akan bisa lebih maju dan berkembang. “Kami berharap Bangkalan bisa terus melanjutkan hobi dengan rasa percaya diri yang tinggi, sehingga ke depan Bangkalan akan meraih sukses besar,” harap R.H.Moch Jufri Zaini.

Cipto Irama, salah satu penggagas kegiatan ini menambahkan bahwa agenda yang digelar pada Minggu, 15 Februari 2026 ini adalah bentuk kepedulian peternak untuk terus melanjutkan hobi. “Saya hanya mendukung saja agar Bangkalan bisa tetap jalan, apapun yang terbaik, pasti saya ikut,” jelas pemilik Irama Bird Farm.

Seperti pada kegiatan-kegiatan sebelumnya, bahwa briefing juri masih menjadi rutinitas yang tetap dilakukan sebelum acara dimulai. Juri yang bertugas duduk bareng bersama pengurus Pengda Bangkalan. Siswoko Raharjo Ketua (Pjs) Pengda Bangkalan menuturkan bahwa juri harus tetep disiplin.

“Kunci keberhasilan juri dalam menjalankan tugas adalah disiplin. Jangan sampai juri keluar dari koridor yang sudah ditetapkan,” tegas Siswoko Raharjo. Disampaikan pula bahwa kemanapun bertugas, juri jangan sampai menghilangkan disiplin tersebut, agar nama baiknya bisa tetap terjaga.

“Saya yakin dan percaya bahwa kalian akan tetap menjaga nama baik kalian dan juga Pengda Bangkalan, ketika bertugas ke luar kota,” sambung Ketua Bidang Penjurian Pengda Bangkalan. Even Kolaborasi ini sepertinya menjadi pilihan kung mania senior dan tokoh lawas untuk hadir meramaikan gelaran.

Sebut saja H.Toha Krian Sidoarjo, H.Atro Bangkalan dan beberapa kung mania yang sudah memiliki nama seperti Cak Goendul & Team Chelsea Surabaya, Ing BF Sidoarjo, Team Sawunggaling Surabaya, H.Junaidi Surabaya, Pi’i Unirace Surabaya, H.Hidayat MB Surabaya dan beberapa nama lain.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada peserta yang telah memberikan dukungan dengan cara hadir. Semoga kebersamaan ini akan selalu terjaga,” harap H.R.Moch Jufri Zaini. Kehadiran mereka berimbas pada penuh sesaknya peserta. Tiga kelas yang dibuka (Kelas Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging) dipenuhi masing-masing dua blok.

Tidak ada tiket tersisa satu lembarpun. “Alhamdulillah semua tiket yang disediakan panitia habis terjual, tidak ada yang tersisa,” ucap Edi Permata panitia bagian pendaftaran. Doorprize melimpah yang menjadi pemandangan yang bisa disakaiskan selama acara. Doorprize berupa burung perkutut produk Irama BF Bangkalan.

Adapun yang produk yang diberikan adalah keponakan Bangkit Kembali menjadi hadiah yang diberikan oleh Cipto Irama untuk emmberikan kesempatan kepada kung mania agar bisa menikmati trah jawara yang pernah menghebohkan jagad hobi perkutu tanah air. Ada juga sarung sumbangand ari H.Muhaimin HAL berupa 20 sarung.

Dan sumbangan dari H.Modi Bangkalan berupa sarung 10 buah. Cuaca cerah dan cenderung panas, mengawal acara dari pertama hingga akhir. Empat babak penjurian berlangsung lancar tanpa kendala. Cek ring usai penjurian menjadi tugas tambahan bagi juri. Cek ring dilakukan untuk pada seluruh peserta yang masuk nominasi.

Cek ring dilakukan untuk memastikan kepemilikan peserta yang masuk nominasi, apakah sudah menggunakan Ring P3SI atau belum. Diakhir acara, ada transaksi heboh, produk BLGM milik KH.Munaki Blega Bangkalan di take over oleh H.A Toha Krian Sidoarjo. Nilainya cukup menggiurkan. Siapa sajakah yang akhirnya menjadi pemenang di masing-masing kelas yang dilombakan, simak hasilnya dalam tabel kejuaraan.















