Memasuki seri ketiga, Liga Batavia 2026, semakin menunjukkan ritme perang perebutan podium juara yang tidak bisa terhindar lagi. Lapangan Irama Budi Daya Bekasi, lokasi hajatan konkurs milik Pengwil P3SI Se-jabodetabek, seakan menjadi saksi bisu bahwa agenda kali ini bukan lagi sekedar menjadi jalur silaturahmi dan halal bihalal sesama kung mania, tetapi sudah menjelma sebagai ajang adu gengsi peserta.

Podium kemenangan resmi menjadi target yang ingin dicapai. Namun bukan perkara mudah dan gampang karena saru sama lain memiliki tujuan yang sama. Apalagi untuk sekedar mempertahnkan gelar yang sudah diraih pada liga-liga sebelumnya. Hanya mereka yang memiliki persiapan matang, kualitas mumpuni serta ditunjang oleh mental lapangan bagus yang bakal memiliki peluang besar menuju kesana.

H/Sularno ketua Pengwil P3SI Sejabodetabek mengatakan bahwa kegiatan ini masih dalam suasana lebaran, sehingga Halal Bihalan menjadi tema dari even tersebut. “Hari ini kami kembali menggelar Liga Batavia dengan tema Halal Bihalan, harapannya dengan kegiatan ini kita saling bermaaf-maafan,” tegas pemilik 3F Bird farm BSD.

Lebih lanjut disampaikan bahwa meski dalam nuansa lebaran, namun pertarungan perebutan podium juara tetap terjadi. Para peserta ingin menunjukkan kembali kualitas perkutut orbitannya pada kelas yang mereka pilih. “Liga Batavia masih tetap pada tujuan ingin menjadi wadah bagi kung mania untuk memperlihatkan kualitas orbitannya,” sambung H.Sularno.

Liga kali ini nampaknya didukung penuh cuaca yang bersahabat, sehingga mampu memperkokoh perfoma sang orbitan. Empat babak yang diberikan kepada juri untuk memberikan nilai, berjalan tanpa hambatan. Para petarung handal yang mampu meraih podium juara di liga sebelumnya, kembali menunjukkan kelasnya sebagai jawara tanpa tanding meski pada barisan yang berbeda..

Aksi hatrrick para jawara yang bertarung di masing-masing kelas yang dilombakan, tak begitu nampak. Pasalnya pada dua liga sebelumnya, ada dua orbitan yang sukses meraih dua kemenangan pada liga pertama dan kedua dan diharapkan kembali merebut podium untuk podium yang ketiga kalinya.

Orbitan yang dimaksud adalah KingDom amunisi Team Punto Jakarta sukses meraih dua kemenangan sekaligus di Kelas Piyik Bebas. Begitu juga dengan Bintang Baru amunisi Mono/Sarta Jakarta pada Kelas Piyik Hanging. Namun harapan untuk mengukir kembali kemenangan untuk yang ketig akalinya, ternyata gagal dilakukan.

Di Kelas Piyik Bebas, podium pertama berhasil diraih Srikandi amunisi H.Nunu Pesona Depok produk Samo yang dikerek pada nomor 110. Sedangkan di Kelas Piyik Hanging, peraih juara pertama berhasil menjadi milik Moncheli andalan Roni pakansari produk Nusa yang menempati nomor gantangan 68.


Sementara itu untuk podium liga kali ini, di Kelas Dewasa Senior berhasil diraih Sandhur amunisi Team Punto Jakarta produk Kemilau Sutra yang dikerek pada nomor 56. Disusul kemudian Aldeguer andalan Wewe ALF Malang produk ALF yang menempati nomor kerekan 57.

Di tempat ketiga dimenangkan Abimanyu orbitann Soenardi Cibitung ternakan SSK Kudus yang berada di nomor kreken 22. Untuk Kelas Piyik Bebas, podium pertama diraih oleh Srikandi amunisi H.Nunu Pesona Depok produk ternak Samo yang berada di nomor kerekan 110.

Dilanjutkan kemudian King Dom andalan Team Punto Jakarta perkuttu terenakan Mutiara yang menempati nomor kerekan 138 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Bintang Muria orbitan Soca Jakarta ring Atlas yang berada di normor kerekan 158. Untuk kelas Piyik Yunior ada Papa Demitrio amunisi Team Punto Jakarta, produk Discovery yang berada di nomor kerekan 216.

Dirutan kedua dan ketiga dimenangkan oleh dua andalan Dede Primarasa Bandung produk Primarasa lewat aksi Saritomo di momor kerekan 227 dan Amelia di kerekan 226. Dan di Kelas Piyik Hanging, podium pertama berhasil menjadi milik Moncholi amunisi Roni Pakansari ring Nusa yang digantang pada nomor 68.

Ditempat kedua aa Starllion andalan Wondo Arosa Jakarta ring Gobang yang digantang pada nomor 57 dan Joa Qoun orbitan Apau Jakarta ternakan TAT yang menempati nomor gantangan 58. Diakhir acara, panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran, dukungan dari seluruh peserta. Permintaan maaf dissampaikan jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan.








































