Semangat luar biasa ditunjukkan peserta Konkurs Liga Perkutut Kepri yang digelar pada Minggu, 16 November 2025. Even yang digelar menggunakan lokasi di Buana Central Park Bukit Daeng Tembesi Batam menjadi moment yang membuktikan bahwa hobi memang tidak bisa dihentikan dengan alasan apapun.

Even hasil kerjasama Pengwil P3SI Kepri, Alwi Bird Farm Batam dan kung mania setempat sukses menghadirkan gelaran luar biasa. Perjuangan para peserta dan juga panitia untuk menuntaskan gelaran, layak mendapatkan acungan jempol. Sejak pagi cuaca di lokasi sudah terdengar rintik hujan.

Namun demikian, peserta yang sudah hadir di lapangan dan panitia yang terlanjur mempersiapkan, tetap semangat untuk melanjutkan acara. “Sejak pagi di lokasi sudah turun hujan, namun tidak sampai deras,” jelas Mudjianto salah satu panitia. Tidak berselang lama, akhirnya kiriman air dari langit mulai hilang.

Proses penjurian langsung dimulai. Meski hujan sudah beranjak, namun cuaca masih nampak tidak secerah yang diharapkan. Tetapi acara tetap dilanjutkan. Selama proses berlangsung, suasana dalam kondisi mendung meski ada sinar yang muncul setengah hati. Hadir dalam acara ini H.Gunawan MTG.

Kehadiran Ketua Bidang Penjurian P3SI Pusat ini sedikit banyak memberikan harapan. Selain itu panitia juga mendatangkan juri nasional asal Jakarta yakni Deny. “Alhamdulillah hari ini gelaran Liga Perkutut Kepri Alwi BF Cup dihadiri oleh Bapak H.Gunawan MTG dan juga saudara Deny, juri nasional asal Jakarta. Sebuah kehormatan bagi kami,” jelas H.Moh.Anwar Ketua Pengwil P3SI Kepri.

Setidaknya kehadiran orang satu di Bidang Penjurian bisa menjadi penyemangat kung mania di Kepri untuk terus eksis menekuni dan menyemarakkan hobi. Sementara itu dari dalam arena diinformasikan bahwa proses penjurian berlangsung lancar tanpa masalah. Penetapan posisi juara akhirnya ditentukan.

“Alhamdulillah penjurian berlangsung lancar tanpa masalah,” sambung Mudjianto. Selain H.Gunawan MTG kehadiran peserta dari Tanjungpinang juga memberikan tekanan bagi tuan rumah. Beberapa orbitan kung mania asal Tanjungpinang yang datang sepertinya begitu kuat dan mampu menguasai podium di barisan paling depan daftar kejuaraan.

Beberapa jawara tuan rumah masih terlihat mampu memberikan perlawanan. Seperti di Kelas Dewasa Bebas, podium pertama berhasil menjadi milik Tjapit amunisi Kingkang BF Batam, produk ET yang dikerek pada nomor 83. Disusul kemudian di urutan kedua dan ketiga dua andalan H.Ling Singapore produk OTE.

Adapun andalannya adalah Rolex King yang dikerek pada nomor 63 yang dikerek pada urutan kedua dan Marbela yang dikerek pada nomor 105 ditempa ketiga. Untuk Kelas Piyik Yunior, juara pertama berhasil menjadi milik Sukarno amunisi P.Aiman Tanjungpinang ternakan King 388 yang dikerek pada nomor 20.

Di urutan kedua ada Juwita andalan Hartoyo Tanjungpinang ring BTC yang dikerek pada nomor 29. Dan tempat ketiga dimenangkan oleh Barbara orbitan H.Yohan Ihwan Tanjungpinang produk HMY 24 yang dikerek pada nomor 04. Dan di Kelas Piyik hanging, podium pertama diraih oleh Bintang Pentas, amunisi Agustardi Tanjungpinang ternakan Putra Mandiri yang digantang pada nomor 21.

Disusul kemudian Rambo, andalan Hartoyo Tanjungpinang ring BTC 70 yang digantang pada nomor 12 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Robin orbitan H.Pujianto Tanjungpinang produk OTE yang digantang pada nomor 24. Diakhir acara, panitia mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh peserta yang telah memberikan dukungan.















