Pengurus Wilayah Persatuan Pelestari Perkutut Seluruh Indonesia (Pengwil P3SI) Kalimantan Selatan bergerak cepat. Di awall tahun 2026, organisasi pimpinan H.Winardi Sethiono langasung fokus pada program kerja untuk mengisi kegiatan hobi perkutut di tahun 2026. Salah satu agenda yang dilakukan adalah dengan mengumpulkan seluruh pengurus yang ada.

Kegiatan trsebut adalah Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) pada Sabtu, 03 Januari 2026. Bertempat di ruang saji Creative Space. Jl. Pangeran Suriansyah Banjarbaru, Kecamatan Banjarbaru Utara, Kota Banjarbaru. Hadiri dalam kegiatan tersebut Ketua Pengwil dan Anggota, Pengurus Wilayah, Ketua dan Anggota Pengurus Daerah yang ada di Kalimantan Selatan.
Penyusunan agenda konkurs di Kalimantna Selatan tahun 2026 menjadi fokus bahasan yang banyak dibicarakan. Ketua Pengwil P3SI Kalimantan Selatan H. Winardi Sethiono banyak memberikan arahan dan menyampaikan masukan bahwa pada tahun 2026 ini terkait konkurs yang akan digelar.
“Saya harap dalam 1 (satu) bulan minimal ada dua kali event yang dilaksanakan oleh Pengurus Daerah P3SI yang ada di Kalimantan Selatan, baik itu Ladinil, Regional, maupun Lomba Besar. hal ini untuk menyemarakkan hobi yang mulai terasa ada di beberapa daerah pada wilayah Kalimantan Selatan,” tegas pemilik Win’s BF Banjarmasin.

Untuk hadiah kejuaran, doorprize dan lainnya, semua diserahkan pada masing-masing Pengurus Daerah atau penyelenggara dan menjadi kewenangan mereka. Tentuya harus selalu mengedepankan koordinasi dan komunikasi yang baik dan benae, sehingga hasil yang didapat, bisa sesuai dengan harapan.
“Saya menyerahkan soal hadiah, doorprize dan hal lain yang berkenaan dengan lomba, kepada masing-masing pengurus Pengda atau penyelenggara, tentunya mereka tetap mengedepankan komuniasi dan koordinasi, sehingga hasil yang didapat selalu sama anatara satu sama lain dan tidak ada perbedaan,” sambung H.Winardi Sethiono.
Pengwil P3SI Kalimantan Selatan tetap akan mempertahankan agenda Liga yakni Liga perkutut Kalimantan Sealtan dengan lokasi pelaksanaan di beberapa Pengda yagn sudah masuk dalam wilayah Pengwil. Sedangkan untuk Pelaksanaan Ladinil, diserahkan ke masing masing Pengda mengisi jadwal kosong diantara jadwal yang telah disepakati.

Artinya bahwa untuk agenda di Kalimantan Selatan memang harus tetap mengvau pada agenda nasonal LIga Perkutut Indonesia, kemudian Liga Perkutut Kalimantan Seltan, lalu kegiatan berupa Ladinil atau Latber. “Semau agenda sudah kami atur, agar jangan sampai berbenturan dan menyalahi aturan,” jelas H.Winardi Sethiono lagi.
Diharapakn dengan adanya kegiatan konkurs, semisal dua kali even di setiap bulan pata tahun 2026 ini, maka diharapkan sebagai evaluasi dalam persiapan event yang lebih besar di tahun mendatang. “Pengwil Kalimantan Selatan terus berbenah agar bisa lebih baik lagi untuk menuju dan mempersiapkan even paling akbar di tahun depan,” ungkap H.Win.
Sebagai perwakilan P3SI di Provinsi, Ketua Pengwil P3SI Kalimantan Selatan juga menyampaikan amanah dari Pengurus Pusat P3SI tentang keseragaman form kartu gantangan pada setiap event baik itu kegiatan berupa ladinil, konkurs regional, maupun konkurs besar yang akan dilaksakan.
Adapun keseragaman yang dimaksudkan adalah nomor gantangan, peringkat juara, nama burung, ring peternak, nomor ring, nomor ring P3SI, nama pemilik dan alamat pemilik. Pada Kegiatan Bidang Peternakan, diharapkan setiap pengda agar mendorong para peternak yang sudah ada maupun peternak baru diwilayahnya untuk mendaftarkan ke P3SI untuk memperoleh Plakat Peternak yang dikeluarkan oleh Pengurus Pusat.
















