Konkurs Akbar 2026 sudah terasa di depan mata. Pesta milik komunitas kung mania tanah air, sebentar lagi akan dirasakan oleh mereka yang mengaku sebagai penggila lomba. Mereka mengaku siap menjelajah dari satu konkurs ke konkurs lainnya, dari satu kota ke kota yang berbeda, dengan kondisi cuaca yang jelas tidak sama serta dengan tekanan para pesaing yang selalu datang tanpa permisi.

Kesiapan para amunisi dan orbitan, tentu dituntut bisa lebih optimal dan waspada, karena jika tidak, maka lawan bisa saja setiap saat mengambil alih peluang dan kesempatan menembus podium juara. Hanya mereka yang memiliki persiapan matang yang bakal bisa bersaing dalam menyentuh garis finish sebagai pemenang.
Team Primarasa Bandung menjadi satu diantara sekian kung mania yang sudah menyatakan siap tempur menjajal amunisi yang mereka miliki. “Kami selalu siap untuk memulai pertarungan di arena bersama amunisi pilihan dan sudah teruji dalam beberapa tarung yang pernah dilakukan,” terang Bambang Kancil sang komandan team.

Sebagai team yang dibentuk dengan konsep fighter disetiap moment dan dukung oleh formasi yang lengkap, baik pasukan, amunisi serta bekal yang akan dibawa menuju arena, Team Primarasa mengaku tak pernah gentar menghadapi musuh. “Misi kami adalah tarung dengan bekal burung bagus dan sudah melalui uji kualitas dan mental lapangan. Jadi tak ada kata takut untuk masuk lapang,” sambung kung mania yang akrab dipanggil BK.
Soal kualitas burung yang akan diorbitkan, Bambang Kancil mengaku sengaja memilih amunisi yang benar-benar dahsyat. “Pembuktian Primarasa gak banyak komentar, bukti yang dicari. Sedikit saja tapi menggugah para pesaing,” ungkap Bambang Kancil. Disampaikan pula bahwa selama ini Primarasa selalu mengedepankan burung dengan kualitas di atas rata-rata.

Sebagai pihak yang menentukan lolos tidaknya seleksi dalam memburu calon amunisi, BK berusaha untuk memprioritaskan pada burung berkelas. “Kasih kami burung kelas, pasti dibeli. Percuma juara kalau burung gak masuk radar Primarasa,” tegas kung mania yang terkenal kritis.
Untuk konkurs 2026, Team Primarasa sudah mempersiapkan amunisi andalan yang sudah terbukti dan teruji di arena. Ada jago lama, orbitan baru yang bakal dihadirkan. Deretan jago-jago lawas yang siap kembali meramaikan pesta persaingan perebutan podium juara adalah Ruby Star, Desi Ratnasari, Bulgari.

Bambang mengaku bahwa ketiga amunisi ini diyakini masih mampu menghadapi lawan yang akan bersaing di atas kerekan. Soal pretasi, sudah berapa kali sang amunisi itu tampil sebagai peraih podium juara di berbagai konkurs yang diikutinya. Sudah tidak terhitung lagi koleksi trophy yang berhasil dikumpulkan.
Dengan modal pengalaman, ditunjang oleh performa yang selaku on fire, maka sangat wajar jika Team Primarasa masih yakin untuk kembali membawanya tampil di lapangan. “Kita lihat saja nanti, apakah masih sanggup juara atau tidak,” kata Bambang lagi. Untuk jawara baru yang harus diwaspadai adalah Blantika, Saritomo Reborn, Amelia, Larisa, Rangga Gading, Moringga dan Mustang.

Nama-nama tersebut siap ada kekuatan suara indahnya di konkurs 2026. Diantara sekian amunisi yang siap orbit, ada yang merupakan produk ternak sendiri. Produk yang dimaksud adalah Maringga, Mirangga, Saritomo Reborn dan Amelia. “Primarasa juga siap dengan hasil bumi, nyrias bikin suasana indah di Kemuning 12 Bandoeng Indonesia,” pesan penuh makna yang dilontarkan Bambang Kancil.







































