Liga Perkutut Jember#5 (Putaran Terkahir) yang digelar pada Minggu, 18 Januari 2026 di lapangan Pengda Jember Ds.Sbr Salak Kecamatan Ajung menjadi pembuktian untuk yang kesekian kalinya amunisi Gus Hari Jihan Pasuruan. Misi untuk memastikan kesiapan amunisi menuju even yang lebih bergengsi, sepertinya makin terang benderang.

“Lomba di Jember saya membawa burung di usia dewasa dan Piyik Hanging. Untuk yang dewasa adalah burung lama sedangkan piyik, adalah burung baru. Misi saya untuk memastikan apakah burung tersebut siap untuk menuju gelaran yang lebih bergengsi,” terang pemilik Jihan Bird Farm Pasuruan.

Adapun amunisi yang diberangkatkan menuju Jember adalah Love Dubai dan Lambada Reborn. Love Dubai adalah amunisi lama yang pernah orbit dengan prestasi yang menggemparkan hobi perkutut tanah air. Ketika prestasi Love Dubai berada di puncak, Gus Hari mengkandangkannya dengan alasan kesibukan yang tidak bisa ditinggalkan.

Ketika itu tidak ada waktu untuk menuju arena konkurs, sehingga Love Dubai harus menjalani masa libur. “Saat itu saya memang lagi ada urusan penting dan tidak bisa ditinggalkan, padahal beberapa orbitan seperti Love Dubai dalam performa apik, tapi mau gimana lagi, keputusan libur harus saya lakukan,” ungkap Gus Hari.

Sekitar tujuh bulan lamanya Love Dubai nyantai berada di kandang umbaran. Sampai akhirnya, ketika waktu untuk melanjutkan hobi perkutut mulai kembali, Love Dubai ikut kembali bersama sang majikan ke arena konkurs. Sedangkan Lambada Reborn adalah amunisi baru yang tujuannya untuk ditampilkan.
Apakah masih mampu menjadi peserta di arena konkurs dengan peluang menjadi pemenang. Liga Perkutut Jember menjadi pilihan. Awalnya tak ada target menang karena ini menjadi awal tarung. Namun siapa sangka, Love Dubai yang diturunkan pada Kelas Piyik Bebas dan Lambada Reborn di partai usia muda yakni Piyik Hanging, membuat prestasi yang membanggakan.

Meski lama tidak pernah lagi menghadapi serangan lawan, Love Dubai ternyata masih menyimpan kekuatan yang tidak bisa dianggap enteng. Pertarungan babak demi babak diikuti tanpa demam panggung. Diakhir acara saat penentuan kejuaraan, Love Dubai berhasil merangsek diurutan kelima.

Hasil yang patut untuk disyukuri mengingat rentang waktu yang begitu panjang baginya tanpa pernah lagi mengasah insting bertarungnya. “Alhamdulillah ternyata Love Dubai masih bisa tampil meski belum maksimal, hasil ini adalah bukti bahwa Love Dubai masih sanggup untuk terus orbit,” sambung Gus Hari.
Sedangkan Lambada Reborn mengejutkan dengan hasil yang luar biasa. Podium pertama berhasil diraih tanpa ada halangan. “Lambada Reborn adalah amunisi baru dan tampil perdana tapi sudah bisa bertarung dengan bagus. Semoga kedepan bisa makin maksimal,” harap kung mania yang aktif turun lomba.

Kini, Gus Hari mengaku makin bersemangat untuk kembali menuju arena konkurs bersama barisan jawara yang akan selalu memberikan prestasi bagus dalam setiap tarung yang diikutinya. “In syaa Allah saya akan kembali aktif, mumpung urusan dan kesibukan mulai berkurang, apalagi ada burung yang siap untuk dilombakan,” tegas Gus Hari lagi














