Nama besar Jasika Birs Farm Batu Marmar Pamekasan sebagai peternak yang sukses mencetak dan mengorbitkan produk unggulan dan berkualitas lapangan, tidak bisa diragukan lagi. Prestasi inilah yang membuat kung mania berusaha untuk bisa mendapatkan dan memiliki perkutut bergelang Jasika.

Bahkan ada yang berkeinginan untuk bisa merasakan apa yang dialami farm milik H.Romli dengan jalan memboyong indukan yang selama ini sudah menghubungi kandang Jasika yakni jebol kandang. Seperti yang terjadi pada Rabu, 26 November 2025. H.Romli merasakan hal yang luar biasa dan dinilai menjadi hari yang bersejarah bagi Jasika Bird Farm Baru Marmar Pamekasan.

Dua kandang miliknya diboyong sekaligus oleh Abd.Salam kung mania Sumenep. “Alhamdulillah dua kadang Jasika dijebol rekan kung mania Sumenep. Hari yang sangat saya syukuri karena menjadi moment yang tidak bisa saya lupakan dalam perjalanan saya menekuni ternak perkutut,” jelas H.Romli.

Lebih lanjut disampaikan bahwa keberhasilan Jasika mencetak produk unggulan tidak lepas dari peran salah satu tokoh di Batu Marmar yakni Hamidi yang dikenal sebagai Penasehat dan juga juri nasional. “Sukses Jasika menghasilkan perkutut bagus dan berprestasi tidak lepas dari peran saudara saya yakni Bapak Hamidi selaku Penasehat Team Jasika,” ungkap H.Romli.
Peran Hamidi inilah yang dianggap mampu mendongkrak produk Jasika sehingga mampu tampil seperti sekarang ini. Setiap tahun Jasika sukses mencetak dan mengorbitkan burung berprestasi yang dinilai membanggakan. Adapun dua kandang Jasika yang diboyong Abd.Salam adalah 8.A( Jasika K.2A x Naura K.25) dan kandang 18.A ( Jasika K.9 – kakak Las Vegas) x Jasika K.10).

Kedua indukan tersebut memang menjadi kandang unggulan karena mengalir trah Jasika K.9 (kakak Las Vegas) dan Naura K.25 (adik Revolusi). Dua perkutut yang sudah terbukti mencatat prestasi apik di arena konkurs tanah air. Las Vegas saat ini sukses menjadi peraih podium pertama di Kelas Piyik Yunior yang diorbitkan H.Matsin Bintang Surya BF Bluto Sumenep.
Abd.Salam mengaku bahwa ketertarikan untuk menjebol kandang didasarkan oleh anakan kedua indukan tersebut dinilai bagus. “Saya dapat anakan dari kedua indukan tersebut, kualitasnya bagus, makanya saya langsung mengutarakan maksud pada H.Romli untuk menjebol kandang dengan alasan dari pada rumit, kalau jebol kandang kan tinggal mindah saja,” papat Abd.Salam.

Ketika itu, H.Romli tidak menolak permintaan tersebut dan langsung dilakukan negosiasi. Saat berada di sana, Abd.Salam sempat mengincar kandang 9.A yang merupakan indukan Las Vegas, namun karena H.Romli enggan melepas, maka hanya dua kandang itulah yang menjadi sasaran perburuan indukan berkualitas.
“Saya sempat mengincar indukan di kandang 9.A, namun H.Romli tidak mau melepasnya,” ungkap kung mania yang eksis di arena lomba. H.Romli sendiri mengakui bahwa untuk indukan Las Vegas yang berada di kandang Jasika 9.A untuk sementara memang belum dilepas. “Saat ini saya belum ada rencana melepas indukan Las Vegas, entah kalau nanti,” jelas H.Romli.

Meski tidak bisa membawa indukan Las Vegas, Abd.Salam mengaku senang karena dua indukan kandang Jasika saat ini resmi menjadi miliknya. “Semoga di tempat saya bisa melahirkan produk yang bagus juga sehingga bisa dibuat amunisi untuk lapangan,” harap Abd.Salam.
tidak disebutkan berapa rupiah Abd.Salam harus mengeluarkan kocek untuk bisa mendapatkan dua indukan terbaik Jasika Bird Farm Pamekasan. Namun yang pasti bandrol yang mereka sepakati berada di angka yang tinggi, karena keduanya merupakan kandang favorit yang sudah terbukti mengeluarkan banyak produk bagus.

H.Romli mengucapkan banyak terima kasih kepada Abd.Salam dan juga kung mania lain yang selama ini sudah menggunakan dan memilih produk Jasika, baik untuk indukan ataupun lomba. “Saya menyadari bahwa semua ini atas kuasa dan kehendak Allah SWT, saya hanya menjalani dan Alhamdulillah saya diberikan kesempatan bisa mencetak burung bagus,” urai H.Romli yang diamini Hamidi.
Sebagai manusia biasa yang tidak lepas dari salah dan khilaf, H.Romli dan Hamidi memohon arahan untuk kemajuan bersama, terutama dalam memajukan perkututan Madura wabil khusus daerah Pantura. Sehingga ke depan bisa lebih baik dan sesuai harapah.







































