Hobi perkutut 2026 benar-benar terasa semakin bergairah. Antusias kung mania untuk tetap berada di arena konkurs, belum bisa dihilangkan bahkan semangatnya bertambah tinggi. Kenyataan ini terlihat dalam gelaran awal tahun Latber Kopang Blega yang digelar pada Minggu, 04 Januari 2026.

Menempati lokasi di lapangan Kopang Blega , even i i membuka tidak Kelas yakni Piyik Bebas, Piyik Yunior dan Piyik Hanging dengan kapasitas peserta masing-masing 1 blok. Terbatasnya jumlah blok yang didasarkan karena keberadaan jumlah kerekan dan gantangan serta lokasi yang dipakai.

Zainal Arifin selaku Ketua Pelaksana menuturkan bahwa lokasi yang ada hanya mampu menghadirkan kung mania dalam jumlah terbatas, sehingga pendaftaran juga menyesuaikan dengan kondisi yang ada. “Kami hanya bisa menyediakan kerekan dan gantangan dengan jumlah terbatas, yang penting silaturahmi dan hobi bisa tetap jalan,” tegas Zainal Arifin.

Lebih lanjut disampaikan bahwa kenyataan ini memang berdampak pada banyaknya calon peserta yang tertolak. “Ada banyak teman-teman yang tidak bisa ikut kegiatan kami karena jumlah terbatas sedangkan yang daftar lebih banyak,” ungkap salah satu tokoh perkutut di Blega Bangkalan.

Disampaikan juga bahwa kegiatan ini awalnya tidak ada dalam rencana. Apalagi jika melihat jadwal yang padat. Namun saat ada info bahwa tanggal 04 Januari 2026 kosong, maka langsung bergerak cepat. “Saat saya dapat info bahwa tanggal 04 Januari 2026 tidak ada kegiatan, saya dan teman-teman langsung buat rencana latber disini,” sambung Zainal Arifin.

Tanpa diduga, respon rekan-rekan disana luar biasa, hanya dalam hitungan satu hari saja, seluruh kelas nyaris penuh. Bahkan satu Minggu menjelang pelaksanaan, semua kelas langsung ditutup karena kouta sudah habis. Untuk itulah panitia memohon ma’af apabila ada kung mania yang tidak bisa mengikuti kegiatan Latber Kopang Blega karena tidak mendapatkan tiket.

“Kami berusaha untuk memenuhi semua kebutuhan, namun karena tiket terbatas sementara banyak peserta yang belum masuk karena sudah kehabisan kouta,” kata Zainal Arifin lagi. Selain mendapatkan dukungan dari kung mania yang mendaftar sebagai peserta, kegiatan ini disupport oleh beberapa tokoh yang memberikan dukungan berupa doorprize atau hadiah.

Mereka adalah Klebun Durin Timur sekaligus Ketua Pengcam Konang yakni Hutfiyanto, H.Sugiri Jrengik Sampang, Abdul Ombul Tambelangan Sampang, Mak Endah Sen Asen dan beberapa sumbangan lain. Dukungan ini tentu menjadi sinyal kuat bahwa even ini memiliki pendukung yang besar.
“Saya mengucapkan banyak terima kasih kepada seluruh teman-teman yang telah memberikan dukungan, baik yang hadir sebagai peserta ataupun yang memberikan doorprize,” sambung Zainal Arifin. Sementara itu, membludaknya peserta memang berimbas pada persaingan perebutan podium juara. Cuaca cerah dan cenderung panas, mengawal kegiatan dari pertama sampai akhir.

Empat babak penjurian berlangsung tanpa hambatan, sampai akhirnya penentuan podium juara di masing-masing kelas diumumkan. Untuk podium pertama di Kelas Piyik Bebas, juara pertama berhasil menjadi milik Sultan amunisi H.Wawan Blega produk CTP yang dikerek pada nomor 11.
Disusul kemudian oleh Tuan Rengking andalan Tim Ababil Sampang produk Ababil yang menggunakan kerekan NK ke 17. “Awal tahun dan prestasi yang mengawali kejuaraan, semoga ke depan Tuan Tengkung bisa lebih baik lagi,” harap H.Aziz Ababil. Diurutan kedua ada Giratika orbitan Team Chelsea & Goendul Surabaya produk ternak Cak Goendul yang berada di no or kerekan 20.

Untuk Kelas Piyik Yunior, podium pertama berhasil menjadi milik Rid Baron amunisi Syamhaji Wafa Lantek barat Galis ternakan BMLT yang dikerek pada nomor 71. Menyusul lsa urutan kedua Warna Warni andalan Bahrus Sadah Galis produk JBN yang mengunakan nomor kerekan 43 dan tempat ketiga diraih Jalur Pantura orbitan Matnawi Blega ring Baleno yang berada di nomor kerekan 59.

Dan di Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil menjadi milik Berlian amunisi anyar Drs.RS.Amirullah,MM Bangkalan, ternakan JBN yang digantang menggunakan nomor 34. Disusul kemudian Candi andalan Imam Blega produk Gold yang berada di nomor gantangan 14 dan tempat ketiga diraih Mutiara JBN orbitan H.Holik JBN Galis Bangkalan, produk JBN yang digantang pada nomor 05.
Usai penjurian, cek ring masih menjadi rutinitas yang dilakukan. Cek ring langsung dikawal wh juri yang bertugas dibantu beberapa panitia untuk memastikan kepemilikan Ring P3SI bagi peserta yang dinyatakan masuk nominasi juara di masing-masing kelas yang dilombakan.















