Naga Biru Bird Farm kembali mengundang rekan-rekan kung mania untuk melanjutkan tren silaturahmi dan kerek bareng, lewat gelaran LatNil yang diselenggarakan pada Sabtu, 18 Oktober 2025. Agenda bertajuk LatNil Naga Biru BF Kalianget Sumenep, hanya membuka dua kelas sesuai dengan kapasitas lapangan yang ada.

Menggunakan lokasi di lapangan Kolom Naga Biru BF di Kalianget Barat, acara berlangsung sukses dan lancar. “Hari ini kami adakan kembali acara kumpul dan kerek bareng berjudul LatNil Naga Biru BF dengan harapan agar ada kegiatan lagi,” jelas Jumadin selaku Ketua Pelaksana.

Lebih lanjut disampaikan bahwa dengan adanya acara seperti ini, maka semangat kung mania bisa kembali muncul, terutama yang selama ini semangat mereka sudah mulai menurun. “Ini adalah ajang untuk menambah semangat teman-teman agar mau aktif lagi ke lomba,” sambung pemilik Naga Biru BF Kalianget Sumenep.

Untuk kapasitas lokasi memang hanya tersedia dengan jumlah terbatas. “Kami hanya membuka Kelas Piyik Yunior dan Kelas Piyik Hanging dengan jumlah peserta masing-masing hata 1 blok karena lokasi terbatas,” ungkap Jumadin lagi. Namun demikian tidak sampai menyurutkan semangat peserta untuk tetep hadir dan mengawal perkutut orbitanya.

Dukungan besar ini terbukti dengan penuh sesaknya peserta, terutama di kelas Piyik Yunior. Hanya dalam hitungan hari, di kelas ini langsung diserbu oleh pelomba. Sedangkan Kelas Piyik Hanging, laju kenaikan peserta tidak secepat kelas yang lain. Namun menjelang pelaksanaan, jumlah peserta sudah mendekati kouta panitia.

Dayat Andra selaku panitia di bagian tiket terus berupaya untuk menyebarkan informasi kegiatan. “Setiap hari info kegiatan saya share di group agar teman-teman yang belum daftar bisa segera mendaftar dan yang sudah masuk, bisa nambah lagi,” urai Dayat pemilik Andra Bird Farm Kalianget.

Sementara itu dari arena, diinformasikan bahwa agenda berjalan lancar dan sukses. Cuaca cerah dan cenderung panas, menghajar mereka yang berada di lokasi. Para peserta, baik perkutut yang berada di atas kerekan dan gantangan ataupun para pengawal, tidak menghiraukan suhu udara yang berada di atas 30 derajat.

Demi sebuah penyaluran hobi, mereka bertahan di titik yang sudah membuat mereka nyaman. Empat babak penjurian, berlangsung tanpa kendala. Usai penjurian dilakukan cek ring untuk memastikan kepemilikan. Sampai akhirnya pengumuman peraih juara di lakukan. Untuk podium pertama berhasil menjadi milik Selendang Malam, amunisi H.Syaiful Ottoman Karanganyar Sumenep, produk SKAD yang dikerek pada nomor 35.

Disusul kemudian Marlena andalan Jumadin kalianget, ternakan Naga Biru yang menempati nomor kerekan 12 dan tempat ketiga dimenangkan oleh Bali DInasti orbitan Dayat Kalianget, produk Murry KJD yang berada di nomor kerekan 11. Untuk Kelas Piyik Hanging, juara pertama berhasil menjadi milik Gomblo amunisi Imam Photograpy Dasuk, ring Benita yang digantang pada nomor 13.

Menyusul kemudian Laila andalan Ustadz Badri Dasuk, perkutut ternakan SKW yang menempati nomor gantangan 14 dan tempat ketiga dimenangkan oleh AKP BF orbitan Rustam Lenteng Sumenep, ternakan SHD yang digantang pada nomor 36.

Usai acara, terjadi deal antara K.Moh Zainul Kalianget dengan Ustadz Badri SKW Dasuk. “Alhamdulillah burung saya langsung cari dibeli SKW Dasuk. Semoga ke depan burung ini bisa lebih bagus dan terus berprestasi di lapangan dan menjadi kebangaan Ustadz Badri SKW,” harap K.Moh Zainul.tanp menyebut nilai nominal.

Diakhir acara, segenap panitia mengucapkan terima kasih atas kehadiran dan dukungan seluruh peserta dengan jalan datang dan meramaikan gelran LatNil Naga Biru. Permintaan ma’af juga disampiakn jika selama acara, ada hal-hal yang kurang berkenan.















