Jumlah penggemar perkutut di Sumenep, kini mulai bertambah. Mereka berasal dari ujung timur Pulau Madura, tepatnya di Longos Dungkek. Kehadiran mereka di dunia hobi perkutut ditandai dengan gelaran Latihan Dinilai Paguyuban Kolom Longos yang diselenggarakan pada Rabu, 22 April 2026.

Menempati lokasi di lapangan Kolom Longos, kegiatan ini memang terlihat sederhana dan tidak banyak kelas yang dibuka. “Hari ini kami dari Paguyuban Kolom Longos Dungkek Sumenep mengadakan acara LatNil. Acara ini adalah pertama kalinya kami adakan,” jelas Mahnawi selaku Ketua Kolom.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini merupakan agenda perdana sehingga tidak banyak kelas yang dibuka. “Untuk acara pertama, kami hanya membuka 1 kelas yakni Piyik Yunior dengan jumlah hanya 1 blok saja,” sambung Mahnawi. Terselenggaranya agenda perdana ini diharapkan menjadi awal kegiatan-kegiatan lain untuk selanjutnya.

“Saya berharap akan ada lagi acara yang sama, dengah jumlah kelas yang lebih banyak dan jumlah peserta yang lebih banyak pula,” harap Mahnawi. Terbatasnya jumlah blok memang berdampak pada tidak sedikit kung mania yang gagal ngerek. Menurut Mahnawi, sebenarnya kegiatan ini hanya untuk kalangan sendiri, namun ternyata even ini tersebar ke beberapa kung mania dan mereka lantas ingin menjadi peserta.
Namun demikian, panitia tidak bisa memenuhi semua keinginan tersebut. “Saya mohon ma’af untuk rekan-rekan yang tidak bisa ngerek karena tempat terbatas. Semoga di kegiatan selanjutnya bisa ikut berlomba,” urai Mahnawi lagi. Sukses panitia menggelar acara, diikuti pula oleh dukungan cuaca yang cerah.

Sejak awal sampai akhir, kegiatan berjalan tanpa masalah. Empat babak berlangsung lancar dan sukses, sampai akhirnya penentuan posisi kejuaraan di umumkan. Usai penjurian, dilakukan cek ring untuk memastikan kepemilikan ring untuk peserta yang masuk noinasi kejuaraan.
Cek ring dilakukan langsung oleh juri. Di podium pertama dan kedua berhasil menjadi milik Kades Ttosan produk DR.2 lewat aksi apik Vanesa yang dikerek pada nomor 31 dan Kredit di kerekan nomor 29. Disusul kemudian Royal orbitan Aripin Andulang yang menempati nomor kerekan 21.








































